Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Upgrade CVT Motor Matik, Apa Saja yang Perlu Diubah?

SOLO, KOMPAS.com - Skutik merupkan salah satu jenis motor yang banyak diminati di Indonesia. Perawatan yang tidak ribet dan nyaman digunakan pada saat kondisi jalan macet menjadi alasan mengapa orang memilih motor matik.

Namun tidak sedikit juga yang kurang puas dengan tenaga yang dihasilkan oleh motor matik. Biasanya mereka mengubah bagian Continuously Variable Transimission (CVT) pada matik agar tarikan motor lebih enak dan memiliki tenaga yang cukup.

Bagian ini diubah karena memerlukan biaya yang tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan bore-up atau stroke-up. Selain itu pengerjaan juga cukup mudah dengan adanya sparepart aftermarket yang bisa langsung diaplikasikan.

Bobi, kepala bengkel Taruna Racing di Solo, Jawa Tengah menjelaskan jika pengguna motor matik ingin merombak atau memodifikasi mesin untuk pemula, bisa bermain di bagian Continuously Variable Transimission (CVT), atau orang biasa bilang main kirian.

"Kalau mau upgrade mesin butuh biaya yang tidak sedikit, soalnya kalau mau optimal ada banyak bagian yang diubah atau diganti. Kalau yang ringan itu ada tahap pertama main di CVT kalau untuk motor matik," kata Bobi.

Bobi mengatakan ada beberapa komponen yang bisa diganti atau diubah. Pertama yang perlu diubah adalah bagian pulley, sudut kemiringan pulley dirubah dengan ukuran sudut tertentu.

Perubahan sudut pulley pada motor matik dimaksudkan untuk menambah daya tekan untuk v-belt pada motor matik sebagai pengganti rantai. Tekanan yang sesuai akan membuat kerja v-belt lebih maksimal dan tidak mengakibatkan selip dan membuang percuma tenaga mesin.

Kedua perubahan pada roller. Ukuran untuk roller sendiri berbeda pada setiap kendaraan matik, ada yang memiliki ukuran 8 gram sampai dengan ukuran 18 gram.

Penggantian roller biasanya untuk menambah top speed atau mengejar akselerasi, tergantung dari ukurannya.

Selain perubahan pada roller, selanjutnya ada perubahan untuk jalur roller. Perubahan dilakukan dengan cara mengkikis ujung jalur roller sehingga membuat jalur lebih panjang. Roller yang bisa bergulir jauh dapat meningkatkan performa motor matik.

Kemudian perubahan pada per CVT, perubahan per juga berpengaruh pada tekanan yang diberikan ke v-belt pada motor matik agar lebih maksimal.

Per CVT ada beberapa ukuran tergantung daya tekan yang diberikan. Jika daya tekan tidak pas, dalam artian terlalu kuat atau bahkan kurang, bisa mempengaruhi laju dari kendaraan.

Terakhir perubahan pada runah mangkok kampas ganda. Perubahan yang dilakukan pada rumah mangkok ganda adalah pemberian lubang seperti ventilasi agar kotoran sisa gesekan kampas ganda bisa langsung keluar, dengan demikina meminimalisir terjadinya selip.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/10/150200415/upgrade-cvt-motor-matik-apa-saja-yang-perlu-diubah-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke