Salin Artikel

Tips Laris Jual Motor Klasik Tanpa Pasang Iklan

SOLO, KOMPAS.com - Siapa pecinta motor klasik di Solo dan sekitarnya yang tidak kenal dengan Marwan, pemilik showroom motor klasik di bilangan Sukoharjo, Jawa Tengah?

Jika melakukan pencarian di layanan peta digital dengan kata kunci "motor klasik", maka showroom Marwan Motor akan muncul paling atas dengan rating penilaian terbanyak.

Dapat dikatakan Marwan jadi salah satu senior di dunia jual beli motor klasik di area Solo dan sekitarnya.

Pembeli motor klasik yang datang ke Marwan Motor pun tidak hanya masyarakat Solo Raya. Terhitung banyak pembeli datang dari luar kota seperti Jakarta, Tangerang, hingga Bandar Lampung.

Dalam memasarkan motor-motor klasiknya, Marwan mengaku tidak pernah mengiklankan produknya dengan sengaja.

Mayoritas orang datang karena melihat unggahan video-video di kanal Youtube milik pelanggan showroom Marwan Motor.

"Saya sendiri tidak pernah bikin (kanal) Youtube untuk promosi. Orang luar kota yang datang ke sini ya tahunya dari video-video youtube yang dibuat pembeli pas datang ambil barangnya," ungkap Marwan saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/3/2021).

Marwan mengaku bahwa tidak semua motor klasik yang ia beli dalam kondisi prima atau bahasa lainnya siap pakai.

Terkadang ia mendapatkan motor yang sudah benar-benar mati sehingga perlu dilakukan restorasi sebelum ia jual kembali.

Dana yang dikeluarkan untuk merestorasi sebuah motor pun beragam tergantung tingkat kerusakan.

"Biaya untuk restorasi per motor beragam tergantung seberapa parah kerusakan. Untuk mesin saja berkisar Rp 1,5 jutaan. Belum sparepart luarannya. Jika ingin cat ulang sesuai dengan warna aslinya perkiraan biaya Rp 500.000 untuk motor bebek. Yang lainnya mungkin bisa lebih," jelasnya.

Promo tanpa iklan

Cara Marwan ini bisa menjadi inspirasi buat orang yang ingin bermain jual beli kendaraan, baik sepeda motor atau mobil klasik.

Memanfaatkan jaringan komunitas adalah cara terbaik buat promosi, ditambah dengan memaksimalkan platorm media sosial untuk memperkenalkan showroom atau bengkel yang dimiliki.

Ini tentu saja menjadi peluang tersendiri, karena memang belum terlalu banyak pemain kendaraan klasik, yang ternyata masih memiliki banyak penggemar.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/03/14/110100515/tips-laris-jual-motor-klasik-tanpa-pasang-iklan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.