Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Alasan Esemka Belum Produksi Mobil Penumpang

BOYOLALI, KOMPAS.com - Selama ini PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) sudah memproduksi dan menjual mobil Esemka kepada konsumen.

Hanya saja, tipe yang dibuat dan dipasarkan hanya terbatas pada tipe pick up atau mobil niaga saja yakni Bima 1.2 dan Bima 1.3.

Sedangkan untuk tipe lain seperti mobil penumpang sampai saat ini belum diproduksi seperti mobil Bima.

Sabar Budi, Humas PT Esemka, mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih berkonsentrasi untuk menghadirkan mobil di segmen niaga.

Sedangkan untuk mobil tipe lain seperti sport utility vehicle (SUV) atau pun multi purpose vehicle (MPV) belum ada rencana.

“Untuk saat ini kami masih berkonsentrasi untuk kendaraan niaga, kalau SUV belum produksi, untuk MPV tidak ada,” kata Sabar kepada Kompas.com, Minggu (14/2/2021).

Sabar juga belum bisa memastikan kapan pihaknya akan memulai memproduksi tipe lain seperti SUV.

Salah satu alasannya adalah kondisi pandemi Covid-19 yang menyebabkan operasional di pabrik perakitan sekaligus penjualan terganggu.

“Belum tahu (kapan produksi), karena kondisi pandemi produksi dihentikan,” ucap Sabar.

Seperti diketahui, beberapa saat setelah peluncuran tipe Bima muncul informasi mengenai peluncuran tipe lain yakni SUV Garuda 1.

Dari informasi yang sempat beredar, mobil dengan ground clearance tinggi ini menggendong mesin diesel dengan kapasitas 2000 cc.

Tidak hanya bocoran mengenai spesifikasinya saja, tetapi juga kisaran harganya. Hal ini sebagaimana yang ada di Dari daftar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019, terlampir harga Esemka Garuda 1.

Mobil SUV ini memiliki NJKB Rp 209.000.000 dan Dasar Perhitungan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) Rp 219.450.000. Dengan bobot 1.050 kg, Garuda 1 memiliki nomor koding 103651 01001.

Mengacu pada DP PKB, maka harga OTR (On The Road) Garuda 1 kemungkinan besar tidak akan jauh dari angka Rp 220 jutaan.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/02/15/081200415/ini-alasan-esemka-belum-produksi-mobil-penumpang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke