Salin Artikel

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang, Ingat Lagi Jurus 3 Detik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di ruas tol Semarang - Solo tepatnya di KM 428, Senin (4/1/2021).

Tabrakan beruntun yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu melibatkan tujuh kendaraan dan salah satunya adalah bus.

Akibat kejadian tersebut sejumlah korban pun dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan.

Kejadian kecelakaan beruntun di jalan tol sudah sangat sering terjadi, bahkan tidak jarang menimbulkan korban jiwa.

Guna menghindari kejadian tersebut, pengemudi pun bisa menerapkan cara berkendara aman ketika melintas jalan bebas hambatan yakni dengan menjaga jarak.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC), mengatakan, yang perlu diperhatikan pengendara saat melintas di jalan tol adalah menjaga jarak aman.

Selama ini, kecelakaan karambol sering kali disebabkan karena pengemudi yang tidak menjaga jarak ketika berkendara.

Sehingga, ketika salah satu kendaraan mengalami kecelakaan pengemudi lain tidak bisa menghindar dan terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kecelakaan tabrakan beruntun biasanya disebabkan oleh pengendara yang tidak menjaga jarak aman saat mengemudi, di jalan tidak dilarang untuk mengerem (mendadak),” ujar Marcell kepada Kompas.com, belum lama ini.

Untuk itu, Marcell pun menyarankan, perlunya pengemudi untuk menjaga jarak aman dan minimal jarak aman yang direkomendasikan adalah tiga detik.

Menurutnya, seorang pengemudi bisa memperkirakan sendiri jarak tiga detik dari kendaraan yang ada di depannya.

Jeda tiga detik tersebut merupakan waktu yang dibutuhkan untuk bisa menghindar dari kecelakaan yang terjadi.

“Selalu jaga jarak aman saat mengemudi jeda tiga detik dengan kendaraan di depan kita, ini untuk menghindar jika di depan terjadi kecelakaan,” ucapnya.

Marcell juga mengatakan, dalam kondisi berbeda misalkan saat jalanan basah atau licin, pengemudi bisa menambah waktu beberapa detik. Hal ini disebabkan, saat jalanan dalam kondisi basah perlakuan juga berbeda.

Sehingga, waktu yang dibutuhkan untuk menghindari kendaraan di depan pun diperhitungkan dengan menambah jeda beberapa detik.

“Bila visibilitas menurun atau kondisi jalan basah dan licin tambahkan waktu extra beberapa detik,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/01/05/120100415/kecelakaan-beruntun-di-tol-semarang-ingat-lagi-jurus-3-detik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.