Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Alasan Hyundai Pertahankan Pengatur Suhu di Jok Mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen atau agen pemegang merek kendaraan bermotor di Indonesia biasanya melakukan penyesuaian kembali fitur pada produk terbarunya yang diimpor langsung dari negara asal.

Hal ini dikarenakan adanya perbedaan kontur jalan, situasi lalu lintas, dan cuaca di tanah Air. Salah satu fitur yang biasanya terpangkas ialah pengatur suhu pada jok mobil.

Kelangkapan yang berfungsi untuk membantu menghangatkan tubuh sang pengemudi dan penumpang ini dinilai tidak diperlukan mengingat Indonesia sebagai negara tropis. Tapi, itu tampaknya tak berlaku bagi Hyundai.

Pada seluruh produk terbaru yang diperkenalkan tahun ini oleh merek asal Korea Selatan tersebut, dari Hyundai Ioniq EV, Hyundai Kona EV, serta Hyundai Palisade, masih terdapat pengatur suhu jok.

Alasannya, sebagaimana dijelaskan Managing Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur, karena pabrikan ingin melakukan pendekatan sebagai merek premium.

"Lagipula, kita tidak ingin membatasi ruang lingkup pengguna Hyundai di Indonesia. Jadi, itu tetap dipertahankan supaya masyarakat bisa tetap nyaman dalam kondisi apapun," paparnya belum lama ini.

"Kemudian kalau dilihat lebih rinci, di jok itu juga ada pori-porinya yang berfungsi sebagai cooling system. Sehingga menambah kenyamanan berkemudi khususnya saat menjelajah di jarak yang cukup jauh," ucap Makmur.

GM Marketing Department HMID Astrid A Wijaya menambahkan, bila melihat pola destinasi wisata Indonesia, kawasan Puncak dan Lembang masih jadi salah satu yang terfavorit.

"Artinya apa? Jadi ini bisa dimanfaatkan saat berada di wilayah terkait, dingin. Secara keseluruhan, kita tidak ingin membatasi jangkauan pasar," papar dia.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/12/29/132100015/alasan-hyundai-pertahankan-pengatur-suhu-di-jok-mobil

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke