Salin Artikel

Antisipasi Covid-19, Hindari Puncak Arus Balik

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang masuk ke Jakarta saat arus balik libur panjang, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, meminta agar masyarakat bisa mengatur waktu perjalanan dengan baik.

Syafrin berharap masyarkat Ibu Kota yang pergi berlibur atau mudik ke kampung halaman, bisa tiba kembali sebelum 1 November 2020. Hal tersebut tak lain untuk menghindari adanya kepadatan serta sebagai langkah mitigasi paparan Covid-19.

"Dari prediksi pergerakan arus balik akan dimulai 31 Oktober, namun puncaknya itu akan terjadi pada 1 November atau hari Minggu untuk semua moda, mobil pribadi, bus, kereta api, dan lainnya," ucap Syafrin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

"Untuk menghindari kepadatan dan demi kenyamanan, sebisa mungkin besok itu sudah sebagian besar balik. Kita tahu, kalau ada kepadatan lalu lintas dikhawatirkan menyebakan penumpukan, terutama di tempat peristirahatan dan dikhawatirkan ada paparan Covid-19 di sana," kata dia.

Lantaran itu, Syafrin meminta agar warga DKI bisa bijak mengatur waktu perjalanan pulang. Selain itu, bila terpaksa harus berhenti untuk beristirahat di rest area, Syafrin mengingatkan agar waspada dan tak melupakan protokol kesehatan.

Bagi warga yang menggunakan mobil pribadi, diharapkan melakukan istirahat sejenak di dalam kendaraan. Demikian juga untuk penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

"Kalau rest area padat dan ramai, jangan lama-lama seperlunya saja. Karena itu menjadi kekhwatiran tersendiri, akibat ada interaksi maka terjadi transfer virus, akhirnya menjadi klaster baru lagi. Jangan lengah soal protokol kesehatan," ucap Syafrin.

Seperti diketahui, sebelumnya PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mengumumkan bila selama tiga hari libur panjang, total sebanyak 509.140 kendaraan pergi keluar dari Jakarta atau meningkat 40,3 persen dari lalu lintas normal.

Dari jumlah tersebut, peningkatan paling signifikan terjadi untuk arus lalu lintas kendaraan yang mengarah ke Timur, yakni sebesar 50,02 persen.

Untuk Gerbang Tol Cikampek Utama 1 sebanyak 143.820 kendaraan, atau naik 80,0 persen dari kondisi normal. Sementara Gerbang Tol Kalihurip Utama 1 yang mengarah ke Cipularang, total ada 110.853 kendaraan, naik 51,0 persen.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/31/080200215/antisipasi-covid-19-hindari-puncak-arus-balik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.