Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Berkendara Saat Hujan, Pakai Rem Depan atau Belakang?

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat masuk musim penghujan, salah satu yang mesti diperhatikan oleh pengemudi motor adalah teknik pengereman di jalan basah.

Sebab, sepeda motor hanya punya dua ban. Teknik pengereman kurang baik dapat memperbesar risiko kecelakaan.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, dalam melakukan pengereman harus mengkombinasikan antara rem depan dan belakang secara bersamaan.

“Namun penekanannya yang berbeda tergantung situasi jalannya, jika jalan basah, licin, berpasir dan berbatu sebaiknya penggunaan rem depan jangan terlalu kuat atau dikurangi porsinya,” kata Agus saat dihubungi Kompas.com.

Kendati demikian hal itu juga tidak mutlak, Agus menerangkan, jika kondisi aspal yang dilalui baik atau bagus, rem depan bisa ditarik lebih kuat agar pengereman bisa lebih maksimal. Tapi juga diimbangi dengan rem belakang.

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan menambahkan, dengan pengereman yang benar, meskipun dilakukan saat kondisi jalan hujan stabilitas motor tetap terjaga.         

“Jika hanya rem depan yang ditekan, bisa membuat sepeda motor bersama dengan pengemudi dan juga penumpangnnya terjungkal, dan jika hanya menggunakan rem belakang, ban akan mengalami slip,” katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/21/120200515/berkendara-saat-hujan-pakai-rem-depan-atau-belakang-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke