Salin Artikel

Soal Pajak Mobil Baru Nol Persen, Pedagang Mobil Bekas Jadi Resah

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampai saat ini belum ada kepastian terkait dengan wacana relaksasi pajak nol persen untuk mobil baru.

Rencana kebijakan yang digulirkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah pandemi COvid-19 ini.

Meski belum ada kepastian apakah kebijakan tersebut akan direalisasikan atau tidak, tetapi wacana tersebut sudah mulai membuat pedagang mobil bekas gusar.

Pasalnya, jika memang benar pajak nol persen akan diterapkan untuk mobil baru tentunya harganya akan jauh lebih murah.

Bukan tidak mungkin nantinya harga yang ditawarkan akan setara dengan harga mobil bekas untuk saat ini.

Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, dirinya memang tidak mengetahui secara pasti apakah relaksasi itu akan dilakukan.

“Tetapi, dari info yang saya terima dan ini mungkin benar bahwa dalam waktu dekat ini memang ada kebijakan tersebut. Tapi kapan saya belum tahu,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (30/9/2020).

Herjanto menambahkan, jika memang hal itu akan dilakukan tentunya akan membuat penjualan mobil bekas terkena dampaknya.

“Jelas akan terkena dampaknya, karena mobil baru akan semakin murah. Tidak hanya mobil bekas, mobil baru yang sudah ada juga akan terkena dampaknya,” ucapnya.

Menurutnya, dari informasi yang didapatkannya memang akan ada relaksasi pajak tetapi tidak sepenuhnya nol persen.

Melainkan tetap akan ada pembiayaan yang harus dibayarkan terutama untuk pajak daerah masing-masing wilayah.

“Dari informasi itu yang akan ada pembebasan sejumlah biaya seperti Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNPKB), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), ya sekitar 30 sampai 35 persen dari harganya,” katanya.

Jumlah tersebut menurutnya cukup besar dan akan membuat harga mobil baru setara dengan mobil bekas yang dijual untuk sekarang ini.

Pemilik Showroom mobil bekas XL AHM Autocars Hadi Cahyono juga mengatakan, jika memang relaksasi pajak nol persen akan dilakukan jelas akan berdampak pada penjualan mobil bekas.

“Sekarang masih wacana, tapi kalau nanti diterapkan akan berpengaruh karena harga mobil baru akan lebih murah,” katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/01/063800515/soal-pajak-mobil-baru-nol-persen-pedagang-mobil-bekas-jadi-resah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.