Salin Artikel

Ini yang Bikin Penjualan Daihatsu Xenia Turun

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung hingga Agustus 2020, Sigra masih menjadi tulang punggung utama bagi Daihatsu dengan pencapaian 18.140 unit. Namun dilain sisi, performa penjualan MPV murah Xenia mengalami penurunan yang cukup drastis.

Berdasarkan data hingga bulan kedelapan, Xenia mencatat kontribusi 10,4 persen dengan angka penjualan 6.851 unit. Pencapaian tersebut membuat Xenia duduk posisi kelima, kalah dibandingkan perolehan Gran Max, Terios, dan Ayla.

Lantas apa yang membuat performa penjualan low multi purpose vehicle (LMPV) kembaran Avanza ini makin terpuruk, apakah karena masalah daya beli dari masyarakat, atau justru karena sudah ada kejenuhan pasar terhadap modelnya.

Menjawab kondisi tersebut, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, menjelaskan penurunan Xenia lebih dikarenakan memang secara nasional pasar MPV murah sedang lemah.

"LMPV itu tadinya merupakan segmen paling besar, sehingga saat terjadi penurunan paling banyak dan ini lebih dikarenakan masalah daya beli masyarakat. Karena bila melihat dari retail, penurunannya itu drastis sekali, yang tidak turun terlalu besar justru ke produk komersial, seperti Gran Max atau kelasnya pikap low," ucap Amel kepada wartawan saat konferensi pers virtual, Jumat (11/9/2020).

Lebih lanjut, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International–Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), menambahkan tak hanya Xenia saja yang mengalami penurunan drastis, namun kompetitornya juga bisa dipastikan merosot lantaran segmen MPV murah memang sedang turun.

Menurut Hendryadi, segmen LMPV dulunya secara komposisi market di otomotif Indonesia mencapai 22-23 persen. Pada tahun 2020, segmen ini langsung mengalami degradasi di kuartal kedua, hingga komposisinya tinggal 15-16 persen saja, turun sampai 6 persen lebih.

"Kalau saya bila segmen ini mengalamai penurunan secara komposisi dari total market otomotif Indonesia, artinya memang yang turun bukan hanya Xenia saja, tapi juga merek lain juga karena pemainnya juga ada beberapa brand," ucap Hendrayadi.

"Lalu kenapa LMPV penurunan yang cukup besar, kami menganailisanya selama Maret-Agustus memang mengalami penurunan dari segmen pembelinya. Karena kita tahu, orang yang membeli mobil saat seperti ini lebih didominai orang yang benar-benar butuh dan orang yang punya uang atau siap secara finansialnya," kata dia.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/09/12/112100815/ini-yang-bikin-penjualan-daihatsu-xenia-turun

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.