Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tes KTM 390 Adventure di Aspal dan Tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Meluncur di tengah pandemi Covid-19, KTM 390 Adventure mengisi ceruk pasar petualang kelas menengah. Bermodal fitur yang lengkap motor ini menggoda pecinta motor travel enduro.

Kompas.com mendapat kesempatan untuk menjajalnya sebentar. Merasakan ketangguhan motor yang diklaim terinspirasi dari KTM 450 Rally Dakar di jalan aspal dan juga trek tanah di sirkuit off road BSD, Tangerang.

Pertama duduk di jok 390 Adventure terasa mantap. Setangnya terasa pas dan kaki tidak terlalu menekuk. Tinggi jok 855mm membuat pengendara dengan tinggi di bawah 170 cm dipastikan bakal jinjit.

Jalan aspal

Putar selongsong gas tarikannya cukup menjambak. Torsi mengalir mulus dari bawah dengan lancar. Asiknya torsi besar dari mesin 373,2cc yang serupa punya Duke 390 ini, tidak liar.

Di atas kertas 390 Adventure mengusung mesin 373,2cc, 4-tak, satu silinder. Diameter x langkah yaitu 89mm x 60mm mampu menghasilkan 43 tk pada 9.000 rpm dan torsi 37 nm pada 7.000 rpm.

Berada di jalan aspal, hal pertama dicoba ialah fitur quick shifter. KTM Indonesia memang tidak menyebut dari rpm berapa fitur ini dapat bekerja. Sehingga aplikasinya coba-coba saja dari 2.000 rpm sampai 5.000 rpm.

Hasilnya yang dirasakan pindah gigi di rpm 2.000 rpm terasa seperti sistem sedang membaca. Tapi semuanya lancar ketika putaran mesinnya sudah lebih tinggi.

Turun gigi juga terasa nyaman. Motor ini sudah dibekali slipper clutch yang membuat efek engine brake lebih halus, plus menimalisir roda belakang terkunci ketika kecepatannya dikurangi.

Trek tanah

Sebelum pindah ke jalur tanah Kompas.com mematikan fitur off road ABS agar mendapat rasa berkendara yang lebih baik.

Fitur ini sebetulnya bisa digunakan untuk semua kondisi jalan, baik aspal, pasir atau tanah. Selain itu membantu buat jalan dengan banyak tikungan karena memberikan pengereman yang lebih terprediksi.

Adapun fitur off road ABS tidak digunakan agar lebih mudah menguasai motor di jalan tanah. Fitur ini memungkinkan ABS roda belakang dimatikan saat kondisi jalan off road.

Turun ke trek tanah Kompas.com mencoba jalur buat adventure. Kondisi jalannya banyak jalur bergelombang, undakan-undakan kecil, dan jalur air yang merupakan habitat motor ini.

Dengan bobot 158 kg motor terasa nyaman melibas rintangan yang ada. Paduan ban depan belakang 19 inci dan 17 inci, serta suspensi WP Apex upside down di depan diameter 43mm dan belakang dengan jarak main 17,7cm jadi andalan melibas jalan bergelombang.

Kedua suspensi depan belakang ini bisa diatur kekerasannya sesuai keinginan, tapi untuk kali ini Kompas.com biarkan standar.

Kemudian setelah itu baru mencoba jalur buat motocross yang banyak handycap punuk unta serta putaran balik. Torsi berlimpah membuat motor mudah saja menanjak undakan, meski kami akui tidak membawanya sampai ''terbang.''

Fitur

Fitur-fitur seperti di atas bisa diatur dengan tombol yang ada di kiri setang. Fiturnya cukup beragam dan mudah digunakan. Semuanya tertera di klaster instrumen yang menggunakan layar besar.

Menariknya, kecerahan layarnya bisa diubah jadi mode gelap buat berkendara di malam hari. Tampilannya jadi negative display agar tidak silau saat dilihat dalam gelap. 

Kesimpulan

Tren motor adventure memang tengah naik daun. KTM menjawabnya dengan 390 Adventure. Fiturnya lengkap, termasuk fitur elektronik penunjang pengendalian baik di jalan aspal atau tanah.

Nama besar KTM di kancah off road apalagi di Rally Dakar merupakan jaminan 390 Adventure lincah dan bertenaga. Motor ini menyasar pemula atau pemilik motor gede (moge) yang ingin motor lebih kompak.

Dengan harga Rp 119 juta on the road (OTR) Jakarta, 390 Adventure merupakan pilihan yang sulit ditolak. Rivalnya Royal Enfield Himalayan dibanderol Rp 114 juta OTR, sedangkan BMW G 310 GS Adventure Rp 142 juta belum termasuk pajak.

Spesifikasi KTM 390 Adventure

Mesin
Transmisi: 6-speed
Sistem pendingin: Liquid cooled
Tenaga: 32 kW
Starter: Electric starter
Stroke: 60 mm Bore: 89 mm
Kopling: PASC™ antihopping clutch, mechanically operated
Kapasitas: 373 cm³
EMS: Bosch EMS with RBW
Konfigurasi mesin: 1-cylinder, 4-stroke engine
Sistem pelumasan: Wet sump

Sasis
ABS Bosch 9.1MP Two Channel-ABS (incl. Cornering-ABS and offroad mode)
Diameter cakram rem depan: 320 mm
Diameter cakram rem belakang: 230 mm
Rantai: 520 X-Ring
Desain rangka: Steel trellis frame, powder coated
Suspensi depan: WP APEX 43
Suspensi belakang: WP APEX - Monoshock
Radius putar setang: 63.5 derajat

https://otomotif.kompas.com/read/2020/09/02/110200115/tes-ktm-390-adventure-di-aspal-dan-tanah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke