Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sirkuit Portimao Disebut Super Sulit buat MotoGP

JAKARTA, KOMPAS.com - MotoGP Portugal resmi menjadi seri penutup musim ini dan akan digelar di Sirkuit Portimao. Uniknya, banyak pebalap yang menilai sirkuit ini sangat sulit.

Sirkuit Portimao belum pernah digunakan untuk mengadakan MotoGP. Hanya kejuaraan World Superbike (WSBK) saja yang menjadikan sirkuit ini sebagai salah satu tuan rumah. Sedikit sekali pebalap yang pernah merasakan balapan di sana.

Pebalap LCR Honda Cal Crutchlow pernah merasakan balapan di sirkuit tersebut saat masih berada di World Supersport dan WSBK di 2008 hingga 2010.

Menurutnya, Sirkuit Portimao adalah yang terbaik di dunia jika menggunakan motor 600 cc. Tapi, jika menggunakan motor yang lebih besar, maka lain lagi ceritanya.

"Saya pernah merasakan balapan di Sirkuit Portimao, tapi itu 11 tahun yang lalu. Saya tak sabar untuk bisa ke sana, karena permukaannya sudah diaspal lagi," ujar Crutchlow, dikutip dari Motorsport.com.

Crutchlow menambahkan, dirinya tidak yakin pengalamannya di trek tersebut akan memberikan perubahan. Sebab, menurutnya semua pebalap bisa mempelajari trek secara cepat. Meskipun, treknya sangat sulit dipelajari.

Sedangkan pebalap Aprilia Aleix Espargaro, juga pernah mencoba sirkuit tersebut dengan motor biasa bersama Alex Rins pada Juni lalu. Menurutnya, sirkuit ini tak hanya sulit, tapi juga keamanannya mencapai batas untuk MotoGP.

"Saya mencobanya dengan motor jalanan standar Aprilia, dan saya menghabiskan dua jam pertama hanya untuk mempelajari trek," kata Aleix.

Menurut Aleix, sulit untuk mempelajari di mana harus akselerasi dan di mana harus melakukan pengereman. Meski treknya menyenangkan, tapi Aleix berpendapat tanjakan dan turunan di sirkuit cukup berbahaya bagi motor MotoGP karena terlalu agresif.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/08/13/150100415/sirkuit-portimao-disebut-super-sulit-buat-motogp

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke