Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jikalau Rest Area Penuh, Istirahat Jangan di Bahu Jalan

JAKARTA, KOMPAS.com – Rest area yang penuh pada masa liburan, terkadang membuat orang harus berhenti di bahu jalan. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran kapasitas parkir di rest area yang sudah penuh dan tak bisa lagi menampung kendaraan yang baru datang.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant (SDCI), mengatakan, berhenti di bahu jalan merupakan tindakan yang berbahaya dilakukan di jalan tol.

“Jadi jangan berhenti di bahu jalan apabila tidak terpaksa, misalnya karena mobil rusak,” ujar Sony, kepada Kompas.com (31/7/2020).

“Selain itu jangan lupa nyalakan lampu hazard dan pasang segitiga pengaman. Penumpang juga harus menjaduh dari kendaraan, jangan menunggu di sekitar mobil,” katanya.

Menurut Sony, ada bahaya yang mengintai saat mobil berhenti di bahu jalan. Pengemudi dan mobil sama-sama berisiko tertabrak kendaraan dari arah belakang.

“Berhenti di bahu jalan sangat berisiko tertabrak kendaraan yang bergerak di tol. Apalagi kecepatan rata-rata kendaraan tersebut sekitar 60 kpj,” ucap Sony.

Oleh sebab itu jika tak mendapat tempat di rest area, sebaiknya Anda mencari rest area lain yang masih cukup.

Atau sebagai alternatif, coba keluar di gerbang tol terdekat. Biasanya di sekitar area tersebut terdapat SPBU atau mini market untuk beristirahat sejenak.

“Pasti ada sarana pendukung seperti warung, pom bensin, dan lain-lain yang banyak berada di pintu keluar atau masuk jalan tol,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/08/01/090200615/jikalau-rest-area-penuh-istirahat-jangan-di-bahu-jalan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke