Salin Artikel

Saat Parkir Mobil Sebaiknya Aktifkan Rem Tangan atau Tidak?

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik mobil mempunyai kebiasaan tersendiri saat memarkirkan kendaraannya agar tetap diam saat berada di parkiran.

Ada yang masih konsisten menggunakan rem tangan untuk menahan mobil agar tidak bergerak, tetapi ada juga juga memasukkan gigi perseneling.

Bahkan untuk mobil yang terparkir cukup lama ada yang menggunakan balok kayu untuk mengganjal ban.

Beragam cara itu dilakukan tentunya dengan berbagai alasan yang dipercaya oleh para pemilik mobil.

Mulai menjaga komponen mesin agar lebih awet dan untuk memastikan keamanan kendaraan selama berada di tempat parkir.

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, selama parkir sebaiknya tetap menggunakan handbrake.

Penggunaan rem tangan tersebut, kata Suparna, tidak akan berpengaruh atau merusak komponen tersebut bahkan saat mobil terparkir cukup lama.

“Sebaiknya saat parkir tetap menggunakan rem tangan. Kalau terlalu lama memang bisa menyebabkan macet, tetapi kalau itu tidak terlalu lama banget tidak terlalu masalah,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurutnya, menggunakan handbrake saat parkir akan membuat lebih mobil lebih aman karena ditahan oleh rem tangan tersebut.

Suparna juga menyarankan agar pemilik kendaraan menghindari memasukkan gigi perseneling saat mobil terparkir.

Meskipun ada sebagian pemilik kendaraan percaya dengan menggunakan gigi transmisi untuk menahan gerak mobil bisa memperpanjang usia komponen.

Padahal, cara tersebut cukup berbahaya pasalnya kadang pengguna kendaraan tidak teliti melakukan persiapan sebelum menyalakan mesin.

Sehingga, jika posisi transmisi masuk atau tidak netral bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Beberapa peristiwa terjadi bahwa saat parkir dengan memasukkan gigi persneling orang yang memakai berbeda, sehingga saat mobil distarter mobil meloncat dan bisa juga menimbulkan kecelakaan,” ucapnya.

Maka, Suparna menambahkan, itulah kenapa parkir dengan memasukkan gigi persneling sangatlah tidak aman.

Potensi bahaya bisa terjadi itu tidak hanya pada sang pengemudi saja, tetapi juga orang lain yang ada di sekitar mobil.

“Kecuali kalau mobilnya matik memang prosedurnya berbeda, kalau matik posisinya kan harus pada P. Kalau mobil manual tidak disarankan jika melihat perilaku pengemudi di Indonesia,” ujarnya.

Kemudian jika parkir menggunakan pengganjal seperti balok kayu menurut Suparna juga bisa berbahaya.

Hal ini karena bukan tidak mungkin ganjal bisa meleset dan mobil bisa bergerak dengan sendirinya.

“Kalau ganjalnya meleset bisa berbahaya, kalau dimasukkan gigi satu lupa langsung distarter juga bisa berbahaya mobil bisa meloncat. Jadi saran saya tetap menggunakan hand brake,” kata Suparna.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/14/120200315/saat-parkir-mobil-sebaiknya-aktifkan-rem-tangan-atau-tidak-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.