Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Permintaan Terbatas, Suzuki Ragu Jual Mobil Mesin Diesel Lagi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan bahwa masih memiliki ketertarikan untuk memperkenalkan mobil keluarga bermesin diesel di Tanah Air.

Namun dengan permintaan pasar dan pasokkan bahan bakar yang terus melambat jelang era elektrifikasi, membuat perseroan galau. Terlebih hasil rapor Ertiga Diesel yang diperkenalkan pada 2017 lalu tidak menggembirakan.

"Sebenarnya visible saja, tapi kita sangat berhati-hati sekali untuk mengeluarkan suatu produk. Banyak sekali pertimbangannya, terutama, dari sisi pandang konsumen. Segmen diesel di Indonesia saat ini semakin selektif," kata Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT SIS Harold Donnel, dalam diskusi virtual, Rabu (28/5/2020).

Belajar dari kasus Ertiga Diesel beberapa waktu lalu, lanjut dia, terdapat beberapa kendala yang diterima dan dipelajari internal Suzuki, yaitu mengenai distribusinya yang disebut sudah tak sesuai dengan perencanaan awal.

"Satu diantaranya terkait keterjangkauan bahan bakar diesel, itu di beberapa kota besar sulit sekali mendapatkannya. Kalau pun ada, antreannya panjang," ujar Harold.

"Jadi kita tidak mau ketika memperkenalkan suatu produk, konsumen malah tidak nyaman, banyak kendalanya, sehingga mendapat bad experience. Penuh pertimbangan memang, kita berhati-hati," katanya lagi.

Pernyataan serupa juga dinyatakan, Head of Marketing 4W PT SIS Donny Saputra beberapa waktu lalu. Ia menyatakan, menghadirkan mobil keluarga mesin diesel sungguh menarik, tapi hal ini tidak bisa serta-merta diluncurkan begitu saja.

"Ada banyak pertimbangan, misalnya kami ingin kendaraan yang diproduksi di sini berjangka panjang. Jadi belum bisa dipastikan lebih jauh," ujarnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/05/28/080200315/permintaan-terbatas-suzuki-ragu-jual-mobil-mesin-diesel-lagi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke