Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Melintas di Jalan Aspal Saat Panas Terik Ada Risikonya

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggapan melintas di jalan aspal lebih baik dibandingkan dengan yang terbuat dari beton, benar adanya. Mulai dari kenyamanan, kebisingan, visibilitas dan juga traksi ban.

Meski demikian, hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku dalam kondisi cuaca tertentu. Seperti saat kondisi aspal begitu panas sehingga memuncul fatamorgana atau uap.

Dalam kondisi tersebut, jalan aspal yang sangat halus dinilai belum tentu sebaik jalan yang terbuat dari beton.

On Vehicle Test PT. Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal, mengatakan, pada saat tertentu aspal tidak selalu lebih baik dari jalan beton.

“Belum tentu (lebih baik) juga, kalau aspalnya halus sekali kan ada permukaan aspal sampai halus. Kalau lagi cuaca terik sekali kelihatan seperti tergenang air atau bisa dibilang fatamorgana,” ujar Zulpata kepada Kompas.com.

Zulpata melanjutkan, aspal yang kondisinya terlalu panas juga bisa mengurangi traksi pada ban.

Selama ini jalan yang terbuat dari beton umumnya pada permukaan beton ada teksturnya. Tekstur tersebut dengan beberapa bentuk ada yang bentuknya melintas maupun lurus.

“Tekstur yang seperti melintang atau lurus, mempunyai fungsi selain untuk buangan air juga untuk keperluan traksi ban,” kata Zulpata.

Zulpat menyarankan, agar saat berkendara di jalan beraspal dan kondisi cuaca sangat terik sebaiknya beristirahat yang cukup. Selain istirahat untuk sopirnya juga buat ban dan juga mesin mobil.

“Kalau terlalu panas dan menempuh perjalanan yang jauh di bawah terik matahari sebaiknya diusahakan istirahat yang cukup. Istirahat buat ban dan kendaraan juga buat pengemudinya,” katanya.

Dengan istirahat yang cukup, maka kondisi ban juga akan kembali lebih dingin. Sehingga, traksi saat melintas di jalan beraspal juga akan lebih baik dibandingkan saat ban sudah terlalu panas.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/28/200100715/melintas-di-jalan-aspal-saat-panas-terik-ada-risikonya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke