Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Soal PSBB Jakarta, Ini Tuntutan Pengemudi Taksi dan Ojek Online

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitra aplikator ojek dan taksi online menilai bahwa penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta kurang tepat.

Hal ini dikarenakan peraturan yang berlaku mulai Jumat (10/4/2020) tersebut tidak dibarengi oleh rangkaian kebijakan pendukung, yang dapat menjadi jalan keluar bagi pekerja informal seperti ojek dan taksi online.

Sebab, sebagaimana dikatakan Ketua Umum Asosiasi Driver Online (ADO) Wiwit Sudarsono, kini baik ojek maupun driver online tengah mengalami penurunan pendapatan hingga 80 persen usai diberlakukannya aturan work from home (WFH).

"Bila pemerintah melarang ojek online untuk mengangkut orang, harusnya diberikan juga solusinya. Misalkan, memberikan subsidi secara langsung agar para ojek dan driver ini tetap mendapat pemasukkan untuk menafkahi keluarga dan bayar cicilan kendaraannya," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/4/2020).

Oleh karenanya, mitra driver online yang tergabung dalam berbagai asosiasi atau organisasi membuat surat kesepakatan bersama untuk meminta pemerintah dan aplikator mempertimbangkan kembali hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan di tengah pandemi virus corona (covid-19).

Secara khusus ada tiga tuntutan yang diajukan yakni, meminta pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para pelaku usaha sektor transportasi daring yang penyalurannya melalui organisasi para pelaku usaha tersebut.

Kedua, meminta pemerintah untuk memberi kejelasan dan kepastian terkait relaksasi atau penangguhan angsuran kendaraan kepada para pengemudi angkutan sewa khusus (ASK) hingga kondisi normal.

Ketiga, meminta aplikator agar menangguhkan potongan 20 persen sampai situasi kembali normal dan melengkapi mitra dengan alat pelindung diri (APD) dalam menjalankan pekerjaan serta melakukan campaign kepada masyarakat bahwa angkutan sewa KhususAman.

"Kebijakan pemerintah terkait relaksasi kredit kendaraan bagi ojek online dan taksi online masih belum berjalan sesuai harapan. Leasing hanya memberikan pengurangan cicilan dan memperpanjang tenor saja, ini justru semakin membebankan," ujar Wiwit.

Hal serupa juga dinyatakan asosiasi ojek online Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia melalui surat pernyataan sikap yang diterima Kompas.com.

"Kami menolak dengan keras adanya pembatasan dengan larangan mengangkut penumpang bagi pengguna sepeda motor secara umum dan bagi ojek online secara khusus," tulis surat tersebut.

"Sebab, alat transportasi sepeda motor merupakan kendaraan yang secara umum digunakan oleh rakyat kecil untuk aktifitas sehari-hari. Terlebih, untuk para pengemudi ojek online yang menggunakan motor sebaai sumber penghasilan dalam mencari nafkah, maka pembatasan pelarangan ini akan berdampak pada pendapatan mereka," lanjutnya.

Meski demikian, Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono mengaku bahwa asosiasi bakal mendukung dan mentaati aturan PSBB sebagaimana termaktub dalam Peraturan Menteri Kesehatan No.9 Tahun 2020.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/09/124043815/soal-psbb-jakarta-ini-tuntutan-pengemudi-taksi-dan-ojek-online

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.