Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Eksistensi Komunitas Motor Mini Buat Kalangan Pehobi

AS, punggawa bengkel Garage 69 dan juga anggota Beke Bike Bandung, mengatakan, makin banyak orang yang tertarik dengan motor mini karena tampilannya yang imut dan komunitasnya kini semakin banyak.

"Kalau saya lihat untuk saat ini makin banyak yang tertarik motor mini. Mereka yang punya motor mini kini mulai ikut turun karena ada komunitas. Sebetulnya anak motor gede yang punya motor mini juga banyak, tapi kan dulu komunitasnya belum ada," kata AS kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

AS melihat, ke depan motor mini bakal punya basis yang makin kuat. Alasannya, kata dia, komunitas motor besar atau motor lain sudah banyak, sedangkan motor mini menawarkan sesuatu bisa dikatakan belum terlalu banyak.

"Kalau dulu kan kesannya motor anak tapi sekarang orang tua juga main. Komunitas motor mini di Indonesia juga makin banyak dan besar," katanya.

Selain itu, komunitas motor mini juga makin terbuka dan beragam. Jika dulu komunitas motor mini didominasi oleh motor original pabrikan seperti Honda Monkey, Yamaha PW80 dan Kawasaki KSR, maka ini terbuka untuk motor custom.

Motor custom yang dimaksud ialah motor besar yang dibuat jadi ''kuntet.'' Basisnya beraneka ragam tapi mayoritas dari mesin bebek Honda, atau seperti yang motor bonsai yakni RX-King mini yang digarap oleh AS.

"Kalau dulu masih main original seperti Honda Monkey yang original dan lannya juga, kalau kita di komunitas Beke Bike tidak idealis, mau itu motor ori atau custom bisa gabung, karena motor kan cuma mediator yang penting silaturahmi," katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/27/112700015/eksistensi-komunitas-motor-mini-buat-kalangan-pehobi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke