Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

GM Resmi Hengkang, Begini Kondisi Chevrolet di Pasar Mobil Bekas

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejak akhir 2019 lalu, General Motors (GM) telah memutuskan untuk menghentikan penjualan merek Chevrolet di Indonesia. Sedikit banyak kondisi ini akan mempengaruhi harga jual Chevrolet di pasar mobil bekas.

Pengumuman hengkang pun sudah resmi dimuat laman resmi Chevrolet Indonesia pada Maret 2020. Sejumlah pedagang pun mulai memprediksi seperti apa kondisi mobil bekas Chevrolet ke depannya.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, faktor ketersediaan suku cadang dan anggapan merawat mobil Chevrolet yang sulit jadi penyebab harga kendaraan ini turun.

“Pasti ada penurunan, karena konsumen pasti akan lebih sulit cari spare part,” ucap Herjanto kepada Kompas.com (24/3/2020).

“Terus mau servis kemana, bingung cari tempat yang bagus, harganya pasti anjlok,” katanya.

Sementara itu Bimo Maliki, pemilik showroom Malique Selatan Djakarta di Blok M Mall, Jakarta Selatan, mengatakan, mobil bekas Chevrolet tidak begitu besar permintaannya.

Menurutnya, mobil bekas Chevrolet kurang diminati lantaran sudah tak memiliki ciri khas mobil Amerika.

“Chevy sekarang seperti downgrade, tidak asli Amerika lagi, nantinya kurang diminati,” ujar Bimo.

“Depresiasi bisa sampai 30 persen, misal ada Chevrolet bekas normalnya dijual Rp 100 juta, tapi setelah ditinggal APM-nya bisa menjadi Rp 70 juta,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/25/071200515/gm-resmi-hengkang-begini-kondisi-chevrolet-di-pasar-mobil-bekas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke