Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Amankan Cuci Bagian Mesin Mobil?

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden RI Joko Widodo telah mengimbau bagi siapa saja untuk mengurangi aktivitas di luar, dan sebisa mungkin melakukannya di rumah.

Hal ini dilakukan untuk membatasi penyebaran virus corona yang mulai marak di Indonesia.

Untuk mengisi aktivitas Anda di rumah dengan kegiatan bermanfaat, salah satu yang bisa dipilih adalah mencuci mobil.

Dalam mencuci mobil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Terutama saat Anda membersihkan bagian mesin.

Robby Kurnia, CEO Autoglaze Indonesia, mengatakan, pastikan kondisi mesin sudah dingin sebelum proses mencuci dilakukan.

“Kemudian di ruang mesin banyak komponen listrik yang harus dilindungi, jadi harus dibungkus dulu pakai plastik,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, komponen elektrikan di ruang mesin wajib dilindungi jangan sampai terkena air. Paling penting, jangan semprot mesin menggunakan air bertekanan udara.

Sebab air bertekanan dapat memasuki celah-celah atau merembes ke komponen kelistrikan. Seperti diketahui, air dapat menghantarkan listrik dan sangat berbahaya bila terjadi hubungan arus pendek.

“Mencuci bagian mesin sebetulnya paling bagus menggunakan engine degreaser. Caranya tinggal disemprotkan ke bagian yang kotor, lalu bisa sambil kita sikat atau kuas," kata Robby.

"Tinggal diulang-ulang saja sampai bersih, cairan ini juga bisa dipakai untuk membersihkan bagian kaki-kaki atau kolong mobil tempat di mana kotoran mengerak,” ucapnya.

Jika sudah selesai, bilas permukaan yang telah dibersihkan menggunakan lap yang memiliki daya serap tinggi seperti microfier atau lap chamois. Lantas sebelum menyalakan mesin, pastikan semua bagian telah kering dulu agar lebih aman.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/16/144100915/amankan-cuci-bagian-mesin-mobil-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke