Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menghindari Kecelakaan dengan Truk, Wajib Paham Area Blind Spot

JAKARTA, KOMPAS.com - Maraknya kasus kecelakaan yang melibatkan truk dan sepeda motor saat menyalip, menunjukkan pentingnya memahami titik blind spot pada kendaraan niaga itu.

Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menjelaskan, blind spot atau titik buta merupakan area yang tidak terlihat oleh jangkauan mata pengemudi terhadap sekeliling kendaraan.

“Semakin besar dimensi kendaraan, maka akan semakin besar blind spot nya," ujar Sony kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (30/01/2020).

Sony mencontohkan, untuk truk berukuran besar, tronton atau dump truck misalnya,  ada empat titik blind spot. Pertama, bagian belakang (jika terdapat banyak muatan) sehingga spion tengah tidak terlihat apapun. Kedua, sisi depan, tepat di bawah jendela utama (windshield), karena posisi duduk pengemudi yang tinggi.

Ketiga dan keempat, adalah sisi kanan dan kiri yang diluar jangkauan spion di kedua sisi pilar A kendaraan. 

"Artinya tidak disarankan untuk dekat-dekat dengan kendaraan besar seperti truk, bus, dan kendaraan sejenisnya,” kata Sony. 

Menurut Sony, Area blind spot pada truk hampir 60 persen. Rata-rata penyebab kecelakaan yang sering terjadi adalah akibat pengemudi motor atau mobil tidak memperhatikan beberapa hal penting ini ketika ingin menyusul truk atau kendaraan besar lainnya.

“Yang pertama, pastikan untuk komunikasi lewat klakson dengan pengemudi, kemudian lihat kaca spion truknya (bagi pengendara motor) usahakan melakukan eye contact,” ujar Sony.

Selain itu perhatikan jarak aman di depan truk untuk mendahului, sangat tidak disarankan menyusul kendaraan besar di kondisi jalan turunan atau berbelok.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/01/31/084200915/menghindari-kecelakaan-dengan-truk-wajib-paham-area-blind-spot

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke