Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Teknik Mengerem Ketika Berkendara Motor di Jalan Basah

DEPOK, KOMPAS.com – Jalanan basah yang disebabkan oleh hujan sering kita temui akhir-akhir ini. Kondisi ini, harusnya tidak mengganggu aktivitas, namun butuh penyesuaian pengendara sepeda motor ketika melintasi jalan basah, terutama cara mengerem.

Marcell Kurniawan, trainer director The Real Driving Centre (RDC), mengatakan, ketika jalan basah usahakan mengerem dengan lembut dan gunakan kedua tangan (rem depan dan belakang).

Menarik tuas rem secara menghentak dan tiba-tiba harus dihindari agar ban tidak slip.

“Selain itu, gunakan kedua rem, depan dan belakang dengan porsi penekanan tuas disesuaikan.” Ucap Marcell kepada Kompas.com, Selasa (17/12/2019).

Menggunakan kedua rem dapat membantu penghentian putaran roda menjadi lebih baik. Usahakan, pembagian kekuatan pengeman terjaga, antara rem depan dan belakang, sehingga keseimbangan tetap terjaga.

Selain itu, kata Marcell, kondisi jalan yang basah juga mengharuskan pengendara lebih menjaga jarak dengan pengendara di depannya. Kondisi aspal yang licin karena basah, membuat jarak pengereman lebih jauh ketimbang posisi kering.

Jarak yang cukup juga menciptakan momentum buat pengendara untuk menghindar, bermanuver sesuai kebutuhan dan situasi yang terjadi.

Teknik mengerem tersebut tidak terlepas dari jenis motor. Pada dasarnya motor matic dan manual memiliki teknik yang sama. Hanya saja pada motor manual bisa dibantu dengan engine break ketika mengerem.

“Untuk motor manual/kopling kita masih bisa deselerasi memanfaatkan penurunan transmisi, sehingga ada engine break,” kata Marcell.

https://otomotif.kompas.com/read/2019/12/18/114200715/teknik-mengerem-ketika-berkendara-motor-di-jalan-basah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke