Salin Artikel

Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika Dikabarkan Bermasalah

JAKARTA, KOMPAS.com - MotoGP Mandalika direncanakan untuk digelar pada tahun 2021 mendatang. Sekarang ini, proses pembangunan sirkuit masih berjalan. Namun, lahan yang digunakan membangun sirkuit, dikabarkan mengalami kendala.

Dikutip dari Speedweek.com, Michael Esdaile, pakar pariwisata yang juga seorang jurnalis, pernah berkunjung ke Mandalika, mengatakan, bahwa masih ada lahan di areal sirkuit yang belum dibebaskan.

"Anda tidak bisa bilang tidak ada yang terjadi sejauh ini. Sebab, ekskavasi dari situs hampir seluruhnya selesai," ujar Esdaile.

Esdaile melanjutkan, ada 6.000 meter persegi lahan di tengah areal sirkuit yang masih dimiliki oleh petani bernama Gema Luzzuardi. Bersama dengan petani lain, Gema tidak ingin melepas lahannya.

"Dia khawatir bahwa ITDC akan meratakan lahannya dengan bulldozer sebelum pemilik sirkuit membayar ganti rugi kepadanya," kata Esdaile.

Dikonfirmasi ke pihak ITDC, Miranti Rendranti selaku Corporate Secretary ITDC, mengatakan bahwa lahan yang belum dibebaskan sudah terdaftar sebagai lahan enclave.

"Saat ini prosesnya adalah pembebasan lahan yang nilai ganti ruginya berdasarkan hasil appraisal," ujar Miranti.

Indonesia termasuk sebagai salah satu negara dengan penggemar MotoGP terbanyak. Pada tahun 1996 dan 1997, Indonesia pernah menjadi tuan rumah dari ajang balap motor tingkat dunia tersebut. Tepatnya di Sentul International Circuit, Bogor.

Awal Januari 2019 ini, ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) dan Dorna Sports SL, sepakat untuk menggelar MotoGP di Indonesia. Bertempat di dekat pantai Mandalika, Lombok Tengah.

Sirkuit Mandalika dijadwalkan untuk selesai pada akhir tahun 2020. Setelah itu, seluruh pebalap di kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3, akan menjajal karakter sirkuit jalanan pertama di dunia tersebut.

https://otomotif.kompas.com/read/2019/11/24/142814415/lahan-sirkuit-motogp-mandalika-dikabarkan-bermasalah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.