Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Agar Bebas dari Aturan Ganjil Genap, Beli Tesla Model 3 atau BMW i3s?

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendaraan listrik mendapatkan hak istimewa dari Pemprov DKI Jakarta, terkait pembatasan mobil dengan sistem plat nomor ganjil genap.

Masyarakat yang menggunakan mobil ramah lingkungan itu bisa bebas berjalan pada jam pemberlakuan ganjil genap, yaitu setiap hari Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 WIB, dan 16.00-21.00 WIB.

Khusus untuk pasar otomotif Indonesia, ada dua mobil listrik yang resmi dijual, yaitu BMW i3s dan merek Tesla. Model i3s dipasarkan oleh BMW Group Indonesia, sedangkan Tesla melalui importir umum (IU) Prestige Motorcars.

Selain ramah lingkungan, keuntungan membeli mobil listrik ini, yaitu bisa bebas dari aturan pembatasan kendaraan dengan sistem plat nomor ganjil genap.

Sebab, Pemprov DKI Jakarta memberikan hak istimewa itu kepada masyarakat pengguna mobil listrik.

Alasanya, mobil listrik tidak menyumbangkan polusi udara sehingga ramah lingkungan. Aturan ganjil genap itu sendiri dibuat karena selain untuk mengurangi kemacetan, juga meminimalisir polusi udara di Ibu Kota.

Apabila tertarik, sebagai acuan Kompas.com memberikan informasi mengenai harga jual dari dua mobil listrik itu. BMW i3s yang diimpor langsung dari Jerman ini dibanderol Rp 1,299 miliar dengan status belum termasuk pajak alias off the road.

BMW memberikan garansi BMW Service Inclusive yang meliputi pemeliharaan rutin tanpa biaya selama 5 tahun atau 60.000 kilometer.

Mobil listrik mungil ini hadir dengan motor listrik bertenaga 184 tk dengan torsi 270 Nm. Mobil baru ini dapat melesat dari diam hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 6,9 detik.

Sementara Tesla Model 3, harganya dimulai dari ai atas Rp 1 miliar off the road. Banderol itu tidak mengikat karena tergantung keinginan dari konsumennya, artinya bisa lebih dari Rp 1 miliar apabila banyak kustomnya.

Spesifikasi Tesla Model 3

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, Tesla Model 3 merupakan entry level di jajaran mobil Tesla setelah Model S, Model X, dan Roadster.

Secara eksteriornya, Tesla Model 3 sudah dibekali dengan lampu LED yang memiliki fitur Auto-Dimming High Beams. Fitur ini akan menyala secara otomatis ketika suasana di depan terlihat sangat gelap.

Tarikan garis bodinya sangat dinamis, kesan aerodinamis juga terlihat dari mobil sedan fastback ini. Bannya menggunakan pelek Aero Wheels dengan ring 18 inci.

Mobil listrik yang dijual melalui importir umum Prestige Motorcars ini menawarkan tiga pilihan berbeda dari segi kapasitas baterai dan motor elektrik yang digunakan, antara lain Standard Range Plus, Long Range, dan Tesla Model 3 Performance.

Standard Range Plus, menggunakan motor elektrik tunggal di as roda belakang. Kemampuan jelajahnya mencapai 409 km dengan tenaga mencapai 283 tk. Kemampuan akselerasinya dari 0-100 kpj dapat ditempuh dalam 5,3 detik. Sedangkan kecepatan tertingginya, mencapai 225 kpj.

Long Range, mengandalkan motor elektrik ganda pada as roda depan dan belakang. Tenaganya mencapai 412 tk dengan daya jelajah hingga 560 km. Sedangkan kemampuan akselerasi dari 0-100 kpj, hanya butuh 4,6 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 233 kpj.

Tesla Model 3 Performance, menggunakan motor elektrik yang sama dengan Long Range. Namun, tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 472 tk dengan kemampuan jelajah hingga 531 km. Kemampuan akselerasi 0-100 kpj hanya butuh 3,4 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 261 kpj.

Prestige membanderol mobil termurah di antara keluarga mobil Tesla lainnya ini dengan harga lebih dari Rp 1 miliar sebelum pajak alias off the road. Harganya tak mengikat, karena calon konsumen bisa memberikan personalisasi pada mobilnya sesuai dengan selera.

 

https://otomotif.kompas.com/read/2019/09/30/080200115/agar-bebas-dari-aturan-ganjil-genap-beli-tesla-model-3-atau-bmw-i3s

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke