Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Target C-HR Hibrida Lebih Besar dari Versi Biasa

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Astra Motor (TAM) menargetkan C-HR hybrid terjual 40 unit per bulan. Jumlah tersebut lebih besar dari penjualan versi mesin bensin konvesional yang mencapai 30 unit setiap bulannya.

Menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, total untuk kedua pilihan mesin tersebut menjadi 50 unit. Dia meyakini bahwa akan terjadi pergeseran atau perpindahan dari pembeli jantung pacu biasa ke hibrida.

"Secara pasar juga memang kecil, sehingga kami memperkirakan akan terhadi pergeseran, belum lagi selisih harganya juga hanya Rp 30 juta saja," ucap Anton di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Anton menjelaskan, urusan efisiensi juga jelas versi hibrida lebih irit sekitar 62 persen dibanding mesin bensin biasa. Bahkan, emisi CO2-nya juga lebih rendah 60 persen.

"Banyak keunggulan yang akan didapatkan oleh konsumen. Lagi pula ke depan pasar dan model hibrida di Indonesia, termasuk jajaran produk Toyota akan terus bertambah dan berkembang," ujar Anton.

Secara jantung pacu, C-HR hibrida ini menggendong mesin yang beda dengan versi konvesional. Crossover ini dibekali mesin tipe 2ZR-FXE 1.798 cc dipadankan dengan Hybrid Synergy Drive yang menghasilkan tenaga 100 ps, dan 36 ps disumbangkan dari motor listrik.

Pilihan warna cukup beragam, mulai Black Attitude, White Pearl, Red Mica Metallic with Black Roof, Blue Metallic with Black Roof, Metal Stream, dan Radiant Green with Black Roof.

https://otomotif.kompas.com/read/2019/04/22/152607915/target-c-hr-hibrida-lebih-besar-dari-versi-biasa

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke