Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Karimun Wagon R AGS Bisa "Merayap"

Kompas.com - 06/01/2016, 11:02 WIB
Febri Ardani Saragih

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif – Berbeda seperti model “mobil murah” lainnya, Suzuki Indomobil Sales (SIS) memilih Auto Gear Shift (AGS) buat Karimun Wagon R untuk menjamah kebutuhan konsumen yang mau transmisi otomatis.

Guna mendalami ini, KompasOtomotif meminjam varian termewah dari produk low cost green car (LCGC) besutan Suzuki, yakni Karimun Wagon R GS dengan transmisi AGS. Pengalaman berkendara sehari-hari bersama mobil mungil di kemacetan Ibu Kota, cukup memberikan pengetahuan bagi kami dan siap diteruskan pada pembaca, soal transmisi unik ini.

Cara kerja AGS unik, rasanya seperti transmisi manual tapi seolah punya asisten pribadi yang kerjanya menekan pedal kopling.

Baca juga: Kenakan Pakaian Serba Hitam, Istri Kedua Ray Sahetapy Melayat ke Rumah Duka

AGS memiliki 5-percepatan. Pengoperasian mengemudi terdiri dari pilihan tuas transmisi pada “D” (Drive), “M” (Manual) dengan fitur “+” (menambah posisi gigi) dan “-“ (mengurangi posisi gigi), serta “R” (Reverse).

Tidak ada pilihan “P” (Park), bila sedang parkir pengemudi bisa mematikan mesin mobil dalam kondisi tuas pada posisi D, M, atau R.

Cara kerja kopling pada AGS dikendalikan secara elektronik, jadi porsi penggantian gigi ketika tuas pada posisi D diatur otomatis. Posisi gigi yang tepat dihitung dari tekanan pedal gas dan variasi kecepatan.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Pengemudi bakal merasakan "jeda" setiap pergantian gigi ke atas, rasanya seperti ada kaki yang butuh waktu tambahan untuk menekan kemudian melepas pedal kopling, seperti mekanisme pada transmisi manual. Bahkan gejala "jeda" tetap ada ketika pedal gas ditekan penuh dan penggantian gigi di putaran atas, mendekati red line.

Merayap

AGS juga punya fungsi creeping (merayap) ketika tuas pada posisi D, M, atau R. Dari posisi berhenti, meski pedal gas tidak ditekan, kopling otomatis dilepas perlahan hingga mobil mulai merayap. Meski begitu bIla kondisi tanjakan, mobil akan mundur kalau pedal gas tidak ditekan.

Fungsi merayap bakal berhenti jika pedal rem ditekan, rem parkir aktif, atau pintu terbuka saat posisi tuas pada D, M, atau R.

Biar kopling awet

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Agar kopling awet, dalam buku manual Karimun Wagon R AGS disarankan jangan mengandalkan pedal gas atau fungsi merayap untuk menahan kendaraan ketika tanjakan. Bila terlalu lama demikian sinyal peringatan akan berbunyi.

Selain itu hindari sering menggeser posisi tuas di antara D, M, dan R ketika mesin sedang bekerja dan  menggunakan gigi tinggi saat kecepatan rendah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Peningkatan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Usai Lebaran

Peningkatan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Usai Lebaran

Niaga
Arus Balik, Titik Transaksi di 2 Gerbang Tol Utama Trans-Jawa Ditambah

Arus Balik, Titik Transaksi di 2 Gerbang Tol Utama Trans-Jawa Ditambah

News
Diskon Tarif Tol Berlaku Hari Ini, dari GT Kalikangkung ke GT Cikampek Utama

Diskon Tarif Tol Berlaku Hari Ini, dari GT Kalikangkung ke GT Cikampek Utama

News
Enggak Perlu Panik, Begini Cara Top Up Saldo E-toll dari Ponsel

Enggak Perlu Panik, Begini Cara Top Up Saldo E-toll dari Ponsel

Tips N Trik
Jorge Martin: Proses Penyembuhan Cedera Menuju MotoGP Qatar

Jorge Martin: Proses Penyembuhan Cedera Menuju MotoGP Qatar

Sport
Kenaikan Klaim Asuransi Mobil Pasca-Lebaran: Apa yang Terjadi?

Kenaikan Klaim Asuransi Mobil Pasca-Lebaran: Apa yang Terjadi?

News
6 Jalan Tol yang Dibuka Gratis untuk Arus Balik Lebaran

6 Jalan Tol yang Dibuka Gratis untuk Arus Balik Lebaran

News
Cegah Terjadinya Pecah Ban, Perhatikan Speed dan Load Index

Cegah Terjadinya Pecah Ban, Perhatikan Speed dan Load Index

Tips N Trik
Berlaku Hari Ini, Catat Waktu Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025

Berlaku Hari Ini, Catat Waktu Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025

News
Hemat, Diskon Tarif Tol Arus Balik Trans-Jawa Berlaku Hari Ini

Hemat, Diskon Tarif Tol Arus Balik Trans-Jawa Berlaku Hari Ini

Feature
One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya!

One Way Arus Balik Lebaran 2025 Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya!

News
[POPULER OTOMOTIF] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini | BYD Nyaris Jual 1 Juta Unit Mobil pada Kuartal 1 2025 | Program Mudik Gratis Naik Bus Sepi Penumpang

[POPULER OTOMOTIF] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini | BYD Nyaris Jual 1 Juta Unit Mobil pada Kuartal 1 2025 | Program Mudik Gratis Naik Bus Sepi Penumpang

Feature
Konsisten Podium, Alex Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2025

Konsisten Podium, Alex Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2025

Sport
Update Harga Oli Mesin Skutik April 2025, Federal dan Shell Naik

Update Harga Oli Mesin Skutik April 2025, Federal dan Shell Naik

Feature
Mudik Dengan Kapasitas Kabin Penuh, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban

Mudik Dengan Kapasitas Kabin Penuh, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban

Tips N Trik
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau