Nissan Uji Coba Teknologi Pencegah Tabrakan Dengan Pejalan Kaki
Sistem kerja pencegah tabrakan mobil dengan pejalan kaki yang akan diuji coba Nissan
Jumat, 24/10/2008 | 18:32 WIB

TOKYO, JUMAT - Nissan Motor Corp. (Nismo) kemaren mengumumkan akan memulai tes skala luas sistem transportasi pintar atau ITS (intelligent transport system) yang terintegrasi dengan komunikasi selular dan telematik kendaraan. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan, yaitu tabrakan antara mobil dengan pejalan kaki.

Uji coba akan dilaksanakan di Atsugi, perfektur Kanagawa selama dua bulan mulai dari 1 November sampai 27 Desember mendatang. Dijelaskan, uji coba menyertakan masyarakat dalam jumlah cukup besar, yaitu 500 pejalan kaki dan 200 pengemudi.

Untuk ini, Nismo bekerjasama dengan NTT DoCoMo Inc, operator telepon selular terbesar di Jepang. Peserta uji coba akan menggunakan pesawat HP khusus yang kompatibel dengan sistem navigasi Nissan. Meski begitu, cara penggunaannya sama seperti HP umumnya. Kelebihan HP khusus ini, dapat berkomunikasi dengan sistem informasi di sekitarnya.

Sebenarnya Nissan telah melakukan uji coba ITS pada April 2007. Peningkatan uji coba dilakukan agar sistem segera dapat dikomersialkan.

Cara kerja
Ketika kendaraan meluncur di sekitar daerah perumahan atau padat penduduk, dan terdapat banyak persimpangan yang tidak bisa dilihat, pengemudi akan diingatkan bahwa ada pejalan sedang berada di sudut jalan. Pesan disampaikan melalui suara dan juga tayanan melalui layar sistem navigasi.

Sistem bekerja dengan server informasi yang selalu mendeteksi data dari GPS (global positioning system) untuk diteruskkan ke telepon selular yang dibawa pejalan kaki. Lantas dikirim kembali ke sistem navigasi kendaraan untuk mengaktifkan peringatan. Dengan cara ini, pengemudi selanjutnya akan lebih waspada mengendarai mobilnya.


ZBJ
Share on Facebook
A A A
komentar anda
lukman @ Senin, 29 Desember 2008 | 13:47 WIB
teknologi seperti ini sangat perlu sosialisasi yg besar apabila dterapkan pada pribadi bangsa kita.
satria @ Rabu, 17 Desember 2008 | 11:14 WIB
Memangnya alatnya mampu mendeteksi HP si empunya lagi jalan kaki, naik motor atau lagi naik angkot? bisa bisa informasinya salah kalau diterapkan di indonesia he he. Cari alternatif yang lain misalnya budaya kesadaran untuk tertib lalulintas pejalan kaki, motor, mobil dan angkot. Rasanya yg paling penting itu dulu deh disini.
Satria @ Rabu, 17 Desember 2008 | 11:10 WIB
Bagus idenya, tapi kalo diterapkan di indonesia yang pejalan kakinya dan kendaraannya semrawut, bisa stress sopirnya kebanyakan warning dari alat canggih itu.
mbahsingo @ Jumat, 12 Desember 2008 | 14:46 WIB
weleh..canggih betul teknologinya. si mbah dukung 101% dipake di Indonesia, tp akan lebih mendukung lagi kalo sebelum beraktivitas baca doa dulu biar slamet, biar terhindar dari malapetaka. AMIN
dith @ Kamis, 11 Desember 2008 | 15:25 WIB
Komentar koq pesimis semua??
11 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  
    No Latest

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort