
|
Mitsubishi Lancer Evo X Sarat Teknologi Canggih
Artikel Terkait:
Minggu, 17/8/2008 | 08:31 WIB
Bagaimana tidak. Desain eksterior generasi keempat (Generasi I; Lancer Evo- Evo III, Generasi II; Evo IV - VII, Generasi III, Evo VIII- IX) dari Lancer Evolution sebagai sedan sport bertenaga hebat sudah tercerminkan. Nggak usah dimodifikasi lagi bodinya, tongkrongan standarnya saja bisa membuat kita kagum. Model Ikan Hiu Kesan itu kian kuat manakala melongok ke belakang.Sayap belakang dengan model lekukan, lebarnya disesuaikan kaca belakang. Kemudian knalpot (muffler) ganda yang kedua ujungnya diberi krom. Apa hanya depan saja jadi ciri khas sedan sport? Tampilan sporty sudah terwakilkan melalui dua kursi depan semi-bucket buatan Recaro yang dilengkapi pemanas kursi. Model dasbor yang landai memberikan pandangan sangat luas buat pengemudi serta interior yang lapang. Sesuai peruntukkannya sebagai sedan sport, konsentrasi pengemudi pun ikut diprioritaskan. Selain melalui rancangan dasbor, semua kontrol dipusatkan di roda kemudi yang mempunyai diameter untuk sport (lingkarannya lebih sedikit lebih kecil dari standar, tapi genggamannya lebih besar dari standar). Dari kemudi itu bisa dikontrol audio, kecepatan (cruise control) dan handsfree telepon. Termasuk pengoperasian gigi persneling yang sudah dilengkapi teknologi TC-SST (Twin Clucth Super Shift Transmission). Perpindahannya bisa dilakukan secara manual atau otomatis dengan 6 tingkat percepatan (6-speed). Bahkan untuk sistem manual, perpindahan setiap gigi diciptakan model F1 dengan menekan pelat yang berada di belakang setir. Super All Wheel Control (S-AWC) Khusus buat Kompas.com, Reno - panggilan akrab Moreno - menyetel sistem perpindahan transmisinya pada "Super Sport" (tingkat tertinggi). Benar saja, dengan memakai perpindahan gigi manual, tak cuma akselerasi yang ganas. Perpindahan tiap gigi (naik) terasa sangat padat (tidak ada kekosongan). Beda ketika diturunkan dari "Super Sport" ke "Sport" (bisa dioperasikan sambil jalan, begitu juga dari Sport ke Normal), akselerasi tiap gigi masih ada jedahnya (tapi sangat kecil). Saat manuver di tikungan dengan line (jalur) yang sedikit salah, mobil tidak melintir. Kesalahan itu sudah dieliminir oleh ASC (Active Stability Control). Dan gejala roda mengunci kala melakukan pengereman keras juga terhindar berkat ABS. Menariknya, Lancer Evo X ini tak cuma bisa merayap di trek aspal. Permukaan jalan sedikit kasar dapat dilahapnya karena dilengkapi sistem gerak empat roda dan ACD (Active Center Differential) dan AYC (Active Yaw Control) yang mengontrol kerja gerak roda belakang. Pantas kalau sedan sport ini ditawari dengan harga sekitar Rp 900 juta. Mengingat sarat dengan teknologi kenyamanan dan keamanan.
SBT komentar anda
deddy @ Sabtu, 15 November 2008 | 15:45 WIB mobil lancer harus diperbaguskan....?salam buar anak2 G B Z yang ad di kal-bar gis @ Jumat, 14 November 2008 | 21:36 WIB wuih....... idaman banget ni mobil kkkuuuueeeennnncccceeeeennnngggggggg gas terus!!!!!!!!!! farroz @ Selasa, 11 November 2008 | 23:44 WIB ehmmm,.. like Msangraeni Ellina the most Car and beauty in this year. I will buy one and have it victor @ Rabu, 5 November 2008 | 23:58 WIB wah, evo X keren bgt sumpah. wakaka... g liat d Cl lg pameran. keren abiz.. tp harga sgini apa sbanding sm skyline ya? haha... bravo evo X... bennydarmawan @ Senin, 3 November 2008 | 15:51 WIB mitsubishi emang mantap mobil ini klo di modif entar kya di tokyo drift,ngomong2 harganya mahal amat y sama kaya beli bakso sekitar berjuta-juta mangkok bakso tuh........tpi gratisin dunk biar tak modif dan tak coba di sirkuit sentul............. Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|