Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Yamaha PG-1 Masuk Indonesia?

Kompas.com - 11/12/2023, 14:21 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com – Yamaha PG-1 jadi produk baru yang cukup menarik perhatian pada akhir tahun ini. Usai meluncur di Thailand, motor bebek bergaya petualang ini juga langsung dikenalkan di Vietnam.

Modelnya cukup unik dan diprediksi bakal jadi pesaing Honda CT125, atau bisa juga Honda Cross Cub 110 yang meluncur di pasar Jepang.

Dengan kemunculannya di beberapa negara ASEAN, banyak spekulasi yang menyatakan bahwa motor ini akan hadir juga di Indonesia.

Baca juga: Ditilang karena Lupa Bawa SIM, Bolehkan Ambil SIM Dulu di Rumah?

Menanggapi rumor ini, Director Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Hiroshi Takeyama, mengatakan, pihaknya masih menimbang-nimbang kemunculan PG-1.

“Ya menarik, mungkin iya, mungkin tidak. Barangkali (Indonesia butuh PG-1). Saat ini saya belum siap untuk melakukan banyak hal,” ujar Takeyama, saat ditemui di Sentul, Bogor (9/12/2023).

Sementara itu, Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing & Public Relation PT YIMM, mengatakan, peluncuran PG-1 di luar negeri dilakukan karena pasar motor bebek yang masih berkembang di beberapa negara tersebut.

Baca juga: Cara Hemat Tukar Tambah Aki, mulai Rp 150.000

“Karena marketnya membutuhkan atau tidak. Karena Indonesia dominasi matik, butuh studi cocok atau tidak masuk ke sini,” kata Antonius.

“Itu kan juga menyesuaikan karakter berkendara konsumen. Kalau ingin lebih nyaman, ya matik jadi pilihan. Itu market hobi, di Indonesia ada tapi sangat terbatas,” ujarnya.

Sebagai informasi, Yamaha PG-1 diluncurkan dengan harga 64.900 baht atau setara Rp 28,8 juta, serta terdiri dari empat pilihan warna, mulai Chill Blue, Humming Brown, Vivid Yellow, dan Cool Black.

Baca juga: Kebiasaan Pengendara Motor Ini Bikin Oli Mesin Cepat Habis

Urusan fitur, motor ini terbilang sederhana. Layar instrumen masih menggunakan jarum analog tanpa indikator digital. Tapi saklar terbilang lengkap, ada engine cut off, lampu hazard, sampai pass beam.

Berdasarkan spesifikasi, bebek trail PG-1 mengusung mesin 114 cc SOHC 2-katup berpendingin udara dengan rasio kompresi 9,3:1, dan ukuran bore x stroke (50,0mm x 57,9mm).

Meski begitu, Yamaha belum menampilkan profil tenaga dan torsi maksimal pada spek resminya. Tapi melihat konstruksinya, besar kemungkinan motor ini pakai mesin Vega Force.

Dari catatan di atas kertas, mesin Vega Force sanggup hasilkan tenaga 6,42 kW atau setara 8,6 Tk pada 7.000 rpm dan torsi 9,53 Nm pada 5.500 rpm.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
sebagai pecinta motor semitrail,kami mengharapkan yamaha pg1 segera dijual di indonesia....


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau