Ganti Rem Teromol Belakang Menjadi Cakram! - Kompas.com

Ganti Rem Teromol Belakang Menjadi Cakram!

Kompas.com - 28/05/2013, 16:56 WIB
Rem merupakan salah satu komponen vital yang wajib diperhatikan

KompasOtomotif - Rem merupakan salah satu komponen vital di kendaraan. Jika tidak berfungsi dengan baik atau rusak, dipastikan akan berakhir dengan kecelakaan. Setiap produsen merancantg sistem dan menggukan komponen rem sesuai dengan kemampuan kendaraan. Kendati demikian, beberapa penggunanya masih merasa kurang yakin, tetap saja melakukan modifikasi agar  merasa lebih yakin.

Berikut beberapa pilihan yang bisa dipakai untuk membuat rem lebih pakem berdasarkan petunjuk Agus Djoahansyah, pemilik Bengkel Dems Auto Technic di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur.

1. Ganti kampas rem dan cakram. Biasanya konsumen mau cari jalan pintas dan mudah, hanya mengganti kampas dengan produk kompetisi. Langkah tersebut memang bisa membuat kerja rem lebih pakem. Namun bahan dasar lebih keras dari produk standar sehingga bisa mengakibatkan cakram cepat terkikis dan tipis. Untuk mengantisipasi, piringan juga harus diganti dengan produk kompetisi.

Kelebihan lain, penggantian secara bersamaan membuat usia kampas dan piringan rem bertahan lebih lama dibanding standar. Apalagi digunakan pada kondisi normal atau sehari-hari (bukan untuk balap). Namun ada hal yang patut diperhatikan, saat suhu kampas masih dingin, kerja rem  belum maksimal atau tidak sepakem saat sudah panas.

2. Ganti teromol dengan cakram. Beberapa mobil yang dijual saat ini masih memakai tromol untuk rem (troda) belakang. "Normalnya pembagian pengereman antara depan belakang adalah 70:30. Nah, meski kecil jika dimaksimalkan akan menjadi lebih pakem," papar Agus. Biasanya rem belakang kerap berfungsi ketika beban rem berat, misalnya rem mendadak.

Proses penggantian  tidak semudah melepas teromol dan lasung memasang cakram. Harus ditambahkan adaptor memegang cakram dan kaliper. Pemasangannya harus presisi agar permukaan cakram, kalau habis harus rata.

3. Untuk rem belakang yang diubah ke cakram, harus ditambahkan kaliper buat rem tangan atau parkir. Cara ini kerap dilakukan pada mobil yang dipakai slalom. Selain menambahkan kaliper, sistemnya pengoperasian juga harus diubah. Bial sebelumnya dioperasikan secara mekanis (menggunakan kawat), untuk cakram harus hidraulik. Untuk itu, harus ditambah pula dengan master rem yang dioperasikan melalui tuas rem tangan.

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Sentuhan Café Racer untuk Moge Suzuki 650 Cc

Sentuhan Café Racer untuk Moge Suzuki 650 Cc

Produk
2020, Mitsubishi Mulai Jualan SUV Listrik

2020, Mitsubishi Mulai Jualan SUV Listrik

News
FJ Cruiser Versi Mini dari Suzuki

FJ Cruiser Versi Mini dari Suzuki

News
Aston Martin Resmi Nempel pada Red Bull F1

Aston Martin Resmi Nempel pada Red Bull F1

Sport
Tanggapan “Pedas” Rossi, Merespons Pedrosa

Tanggapan “Pedas” Rossi, Merespons Pedrosa

Sport
Wajah Honda Goldwing Terbaru Bocor

Wajah Honda Goldwing Terbaru Bocor

News
Harley 'Kustom Pro Street Terbaek” dari Makassar

Harley "Kustom Pro Street Terbaek” dari Makassar

Modifikasi
Tim Honda Indonesia Kunci Gelar Balap Asia 2017

Tim Honda Indonesia Kunci Gelar Balap Asia 2017

Sport
Potensi Korsleting, 60.000 Mazda6 Siap Ditarik

Potensi Korsleting, 60.000 Mazda6 Siap Ditarik

News
Detail Ubahan Paras Satria F150 Terbaru

Detail Ubahan Paras Satria F150 Terbaru

Produk
Tren Peminat Honda CBR250RR Menurun?

Tren Peminat Honda CBR250RR Menurun?

News
Menakar Kemewahan Desain Suzuki Ertiga Dreza

Menakar Kemewahan Desain Suzuki Ertiga Dreza

Tes
Di Jepang, Honda CBR250RR Asal Indonesia Inden

Di Jepang, Honda CBR250RR Asal Indonesia Inden

News
Kawasaki KLX250 2018 dengan Kamuflase Militer

Kawasaki KLX250 2018 dengan Kamuflase Militer

Produk
Ekspor CBR250RR Cuma 5 Unit, Ini Penjelasan AHM

Ekspor CBR250RR Cuma 5 Unit, Ini Penjelasan AHM

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM