JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) merupakan salah satu pabrikan yang berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur kendaraan listrik dengan menghadirkan banyak stasiun pengisian daya atau charging station.
Belum lama ini, Hyundai mengumumkan bahwa charging station miliknya tidak lagi eksklusif untuk pengguna mobil listrik Hyundai saja.
Baca juga: Hyundai Umumkan Tarif Langganan Charging Station di IIMS 2025
Sekarang, pengguna mobil listrik merek lain juga sudah bisa memanfaatkannya.
Pengguna mobil listrik Hyundai maupun yang non-Hyundai akan dikenakan skema berlangganan untuk bisa menggunakan ratusan charging station milik Hyundai dan mitranya.
Sebelumnya, Hyundai sempat menegaskan bahwa charging station tersebut hanya bisa digunakan oleh pengguna mobil listrik Hyundai.
Baca juga: Daftar Mobil Hyundai yang Bisa Dicoba di Area Test Drive Eksklusif IIMS 2025
Namun, beberapa waktu kemudian, Hyundai akhirnya membuat program EV Charging Subscription.
Hendry Pratama, Head of Corporate Strategy Department HMID, mengatakan, Hyundai sebagai salah satu pemimpin pemain EV di Indonesia memang berkomitmen untuk selalu mencari cara agar penggunaan kendaraan listrik semakin mainstream. "Dan yang kita pahami ketika kita buat eksklusif itu sebenarnya juga tidak semata-mata membuat penggunaan kendaraan listrik itu semakin mainstream," ujar Hendry di booth Hyundai di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, belum lama ini.
"Oleh karena itu, kami selalu ingin melihat adanya cara untuk menyelesaikan masalah bagi konsumen, tidak hanya konsumen Hyundai, tetapi konsumen EV secara umum, ketika ingin mencari tempat untuk charging. Nah, itu kita juga ingin menjadi solusi di situ," kata Hendry.
Hendry menambahkan, Hyundai tidak hanya sebagai manufaktur EV saja, tetapi juga sebagai pemberi solusi.
Pasalnya, Hyundai juga memiliki lini bisnis baru, yakni charging operating business.
Program EV Charging Subscription diklaim memberikan akses pengisian daya dengan harga hingga 47 persen lebih hemat.
Dengan keanggotaan ini, pengguna mobil listrik dapat mengisi daya kendaraannya di lebih dari 600 charging stations, bervariasi dari slow, standard, fast, dan ultra fast chargers yang tersebar di berbagai lokasi strategis.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.