Atur Barang di Bagasi, Jangan Halangi Kaca Belakang

Kompas.com - 28/05/2019, 13:02 WIB
Atur barang di bagasiKOMPAS.com Atur barang di bagasi

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Mudik menggunakan mobil pribadi memang lebih menyenangkan, selain bisa barsama-sama dengan keluarga, muatan barang bawaan pun bisa lebih banyak. Apalagi menggunakan mobil yang memiliki konsep ruang tiga baris, karena kapasitas bagasinya lebih lapang layaknya milik Toyota Rush dan Fortuner.

Walaupun luas, bukan berarti bisa sembarang meletakkan barang bawaan di bagasi, tetap ada aturan mainnya. Bukan karena masalah estetika semata, tapi asal mengatur barang bawaan di dalam bagasi juga bisa berpotensi membahayakan.

"Nah, kebanyakan orang saat mudik ini mentang-menatang bawa mobil besar MPV atau SUV suka atur barang seenaknya, padahal bila barang terlalu menumpuk di bagian belakang akan sangat berbahaya. Paling utama sudah pasti menhalangi visual pengemudi ke arah belakang karena kaca tertutp tumpukan tas dan lainnya," kata Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mudik Pakai Mobil, Sopir Wajib Istirahat Setiap 3 Jam

Menurut Jusri, baiknya perlu manajemen pengaturan ruangan yang baik agar semua barang bawaan bisa tertata tanpa harus mengabaikan faktor keselamatan. Cara paling utama pisahkan antara barang yang penting dan yang tak terlalu penting, bila memang tak terlalu dibutuhkan baiknya tidak perlu dibawa, dengan begitu ruang bagasi masih fleksibel untuk ditata.

Kaca spion tengah jadi patokan visual belakangKOMPAS.com Kaca spion tengah jadi patokan visual belakang

Hindari penumpakan barang hingga menutupi kaca belakang mobil. Patokan menumpuk barang bawaan di bagasi yang aman adalah tidak melebih dari tinggi jok baris kedua. Tujuannya untuk menjaga visibilitas pengemudi terhadap kendaraan di belakang.

Menurut Jusri, penyusunan barang baiknya dilakukan berdasarkan bobot. Bila lumayan berat, seperti koper baiknya diletakkan di bawah, pastikan juga susunan barang bawaan juga menyesuaikan urgensi. Barang yang sering dibutuhkan selama perjalanan sebaiknya disimpan di bagian atas agar mudah diambil bila dibutuhkan.

Baca juga: Catat, Ini Jadwal Pemberlakukan Diskon Tarif Tol Mudik 2019

Posisi beban di bagian bawah juga berfungsi untuk keseimbangan mobil. Kemudian, atur barang bawaan supaya seimbang bobotnya dari sisi kiri hingga kanan bagasi agar membuat mobil tidak limbung selama perjalanan.

Barang bawaan tak boleh melebihi tinggi jok di baris keduaKOMPAS.com Barang bawaan tak boleh melebihi tinggi jok di baris kedua

"Paling utama jangan sampai menghalangi pandangan belakang, setelah mengatur cek lagi dari kaca spion tengah, pastikan bila sopir melihat bagian belakang bisa mendapat visual yang baik. Perhatikan bobot kendaraan juga, karena biasanya saat akan pulang dari kampung halaman jumlah barang akan bertambah dengan adanya oleh-oleh dan sebagainya," ucap Jusri.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X