Pastikan Mengganti Busi Kendaraan di Waktu yang Tepat

Kompas.com - 30/11/2018, 16:02 WIB
Cek busi mobil www.amazon.caCek busi mobil
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Busi menjadi komponen yang wajib diganti secara berkala untuk kendaraan bermotor. Telat atau malas mengganti bisa sangat merugikan, paling fatal adalah menyebabkan kerusakan berantai pada komponen kelistrikan.

Lantas bagaimana mengetahui waktu tepat untuk mengganti busi? Tehnical Support PT NGK Busi Indonesia Diko Oktaviano menjelaskan, ada indikasi tertentu yang menandakan waktu untuk mengganti busi bagi pemilik kendaraan.

"Untuk pemilik kendaraan yang biasa membawa kendaraannya sendiri akan lebih mudah untuk mengenali cirinya. Pertama soal kompresi yang sudah turun akibat elektroda yang sudah kotor atau bahkan mengalami keausan. Efeknya sudah tentu kompresi dan performa mesin akan droop, tidak seperti biasanya," ucap Diko saat berbincang dengan Kompas.com, beberapa hari lalu.

Baca juga: Efek Domino Kerugian Tak Mengganti Busi Secara Berkala

Menurut Diko, cara paling mudah untuk mengetahui performa mesin yang mulai turun akibat busi, khususnya untuk yang baru memiliki kendaraan, bisa di tes saat kendaraan digunakan pada jalan menanjak.

Biasanya saat sampai di pertengahan, mendadak laju mesin akan menjadi berat, tidak seimbang dengan putaran gas yang dikeluarkan.

Pada kondisi tersebut, bisa dipastikan adanya masalah pada ruang pembakaran yang biasanya disebabkan karena percikan busi sudah tidak normal.

Bila sudah demikian, Diko menyarankan pemilik kendaraan untuk segera mengecek busi, bahkan menggantinya dengan yang baru.

Busi motor Injeksizona435412 Busi motor Injeksi
Secara penelitian dan riset yang dilakukan NGK setelah melakukan uji laboratorium, acuan mengganti busi yang baik untuk menjaga performa mesin adalah ketika melakukan perawatan berkala. Biasanya berbarengan dengan penggantian oli.

"Bagusnya tiap dua kali ganti oli, dibarengi satu kali mengganti busi. Untuk motor tiap jarak 6.000 km, karena bisanya mengganti oli itu 3.000 km sekali, sedangkan untuk mobil baiknya tiap 20.000 km," ujar Diko.

Diko menambahkan untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna, maka ada tiga komponen utama yang harus dijaga pada ruang pembakaran. Ketiganya adalah good air mixture, good spark, dan good air compression.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X