Skutik Honda Capai 1 Juta unit di "Kandang" Piaggio

Kompas.com - 12/05/2017, 18:27 WIB
Autoevolution Skutik Honda SH capai produksi 1 juta unit.

Abruzzo, KompasOtomotif – Banyak yang berpikir kalau kisah negeri Italia punya korelasi kuat dengan dua merek skuter, Vespa dan Piaggio. Namun, cerita baru kali ini datang dari merek Jepang, Honda, yang baru saja berhasil mencapai angka produksi 1 juta unit skuter di Italia.

Mengutip Autoevolution, Jumat (12/5/2017) skutik tersebut yaitu dari keluarga SH, yang diproduksi di pabrik Honda Attessa. Model ini juga berhasil meraih status sebagai skuter dengan penjualan terbaik di 2016, sebanyak 17.000 unit.

Cerita SH dimulai pada 1984, dengan model SH50 yang diproduksi di Belgia. Industri generasi kedua SH50 dan SH100 berlanjut kemudian di Atessa pada tahun 1996, yang sudah dibangun di wilayah Abruzzo Italia pada tahun 1971.

Pabrik manufaktur utama Honda di Eropa tersebut, sampai saat ini tetap menjadi rumah produksi SH, dan berlanjut membuat tiga model yang ada, seperti  SH300, SH150, dan SH125.

The SH50 asli adalah mesin 49 cc berpendingin udara dua tak satu silinder moped tunggal, yang ditata agar terlihat seperti skuter.  Model tersebut juga dilengkapi dengan transmisi otomatis continuously variable, bersamaan dengan electric and kick starter, automatic choke dan kapasitor discharge electronic ignition.

Pada masa-masa awal, SH ini menyerupai jajaran model Honda, C50, 70, dan 90 Super Cub, yang memiliki desain yang sama, jok ganda dan lantai tipe skuter.

Model SH juga baru saja masuk ke Indonesia dengan mesin 150cc, di mana menyasar segmen skutik premium, menemani Honda PCX. Pengenalan pertama SH150i, dilakukan pada akhir 2016 pada ajang Indonesia Motorcycle Show (IMoS) 2016, dan mulai dijual pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Harganya di Indonesia mencapai Rp 44,9 juta OTR Jakarta, dengan tiga pilihan warna. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAgung Kurniawan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X