Kompas.com - 07/12/2015, 12:41 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Denpasar, KompasOtomotif — Eksistensi Indonesia sebagai pasar mobil “1 juta unit” terancam karena ragam situasi nasional. Dari berbagai prediksi berbagai pengamat otomotif, tahun ini penjualan berkisar 950.000 unit hingga 1.050.000 unit, sedangkan tahun depan masih abu-abu.

Toyota Astra Motor (TAM) sebagai pemimpin pasar menimang ada faktor positif dan negatif yang bakal memengaruhi performa tahun depan. Direktur Pemasaran TAM Rahmat Samulo di Bali, Sabtu (5/12/2015), memaparkan penghambat dinilai dari sektor komodias, minyak, dan tambang yang belum membaik serta nilai tukar rupiah belum stabil.

Penguat penjualan nasional dipandang dari inisiatif pemerintah. Misalnya soal pembangunan infrastruktur dan kebijakan terkait ekonomi, kata Samulo.

“Kan itu ada negatif dan positifnya, jadi kira-kira tahun depan hampir sama seperti tahun ini. Kalaupun meningkat, sedikit. Perkiraan saya sendiri, tahun depan 1.000.000–1.050.000 unit,” terang Samulo.  

Febri Ardani/KompasOtomotif Toyota Sienta Hearts di Tokyo Motor Show 2015.
Model baru jadi modal

Tahun ini dipandang dari pangsa pasar, Toyota mulai tergerus perlahan. Meski begitu, diperkirakan tetap bisa mempertahankan pangsa pasar di atas 30 persen dan meneruskan dominasi sebagai merek terlaris di Indonesia.

Samulo menerangkan, Toyota pada 2015 bisa mendapat pangsa pasar 31 persen–32 persen. Pada 2016, Toyota sudah bersiap menelurkan banyak model baru dan siap mengantisipasi tantangan.

“Kita ingin lebih mempertahankan pangsa pasar tahun depan, ada produk baru Avanza dan Innova. Mudah-mudahan bisa naik sedikit karena ada beberapa model baru sebagai tambahan. Dipandang dari awal tahun sampai akhir selalu berubah-ubah, lebih baik kita patok pangsa pasar,” jelas Samulo.

Samulo tidak mau mengungkap apa model tambahan tersebut. Namun, dari informasi yang beredar sebelumnya, TAM mau memasarkan MPV 7-penumpang Sienta. Bukan hanya itu, Sienta juga bakal diproduksi di dalam negeri oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Karawang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.