Kompas.com - 25/09/2015, 11:07 WIB
New Honda Sonic 150R dan Suzuki Satria FU 150. Kristanto Purnomo/ KompasImagesNew Honda Sonic 150R dan Suzuki Satria FU 150.
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Di atas kertas, perbedaan Honda Sonic 150R dan Suzuki Satria F150 punya perbedaan karakteristik mesin. Untuk membuktikannya, KompasOtomotif memboyong kedua sepeda motor ini untuk di tes bersamaan. Tes dilakukan untuk mengenal lebih lanjut karakter kedua sepeda motor bebek "ayam jago" ini.

Rasa penasaran kami memuncak untuk mencoba lebih dulu New Sonic 150R di jalan raya. Berbekal spesifikasi teknis torsi Sonic ada di angka 13,5 Nm pada 6.500 rpm, benar saja, perasaan "menjambak" langsung  terasa ketika selongsong gas di putar dari posisi idle. Sepertinya Honda sengaja menciptakan karakter ini sesuai "habitat" Sonic yang bakal banyak digunakan pada area perkotaan yang padat, sehingga menuntut perilaku "stop and go".

Rivalnya, Suzuki Satria F150 justru terasa lebih jinak di putaran bawah. Melongok data teknis, menunjukan kalau penguasa pasar bebek "ayam jago" ini menawarkan torsi puncak 12,7 Nm @8.500 rpm. Namun, begitu raungan mesin mulai terdengar, entakan baru terasa.

Tes selanjutnya dilakukan di jalan lurus dan kosong. Grip gas dipelintir lebih dalam, terasa kedua sepeda motor punya tenaga yang cukup mumpuni guna menunjang kegiatan sehari-hari. Namun memang, setelah dites, tenaga maksimum Sonic lebih cepat didapat ketimbang Satria FU, meski terpaut tipis.

Jika kembali melongok data teknis, Sonic menyemburkan tenaga maksumum 15,77 tk @9.000 rpm, sedangkan Satria FU 15,77 tk @9.500 rpm. Di sisi lain, nafas Satria sedikit lebih panjang. Selain itu, faktor bobot Satria yang lebih ringan dan ramping, membuatnya lebih enak diajak melesat.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suzuki New Satria FU 150 (kiri) dan Honda New Sonic 150 R saat uji berkendara di halaman Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Menikung

Rasanya tidak sulit untuk mengajak kedua sepeda motor ini untuk bermanuver di tikungan. Bekalan stang jepit di kedua model, membuatnya meliuk-liuk terasa lebih menyenangkan dan kental nuansa sport karena wajib sedikit memiringkan badan. Tapi, terasa handling Satria lebih mudah di ajak rebah dibanding Sonic. Bisa jadi karena bobot Sonic yang lebih berat dan dimensi yang lebih lebar dari Suzuki Satria.

Dibekali dengan disk brake di kedua ban, membuat sepeda motor "ayam jago" di dua kubu ini memiliki cengkraman sang ciamik. Sehingga tidak hanya kecepatan yang jadi perhatian namun juga sistem pengereman yang apik.

Kesimpulan

Baik Honda New Sonic 150 R dan Suzuki Satria F150 S menawarkan kemampuan yang mirip dan mumpuni untuk menemani aktivitas sehari-hari. Jarak pendek dan menengah ideal untuk kedua model, namun bukan untuk perjalanan jauh seperti para komuter.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suzuki New Satria FU 150 difoto saat uji berkendara di halaman Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Mungkin melihat perbedaan banderol kedua sepeda motor ini bisa jadi pertimbangan, Honda menawarkan Sonic Rp 20,9 juta. Sedangkan, Suzuki Satria dibanderol mulai dari Rp 18,9 juta-Rp 20,325 juta. Kedua harga sudah berstatus on the road Jakarta.

Soal pilihan final, pastikan Anda mencoba kedua sepeda motor ini terlebih dahulu sebelum memastikan pembelian. Selamat mencoba!

Kompas.com / KRISTIANTO PURNOMO Honda New Sonic 150 R difoto saat uji berkendara di halaman Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (14/9/2015).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.