Kompas.com - 25/02/2015, 08:00 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - Toyota Indonesia mengandalkan Camry untuk bersaing di segmen sedan menengah. Nama Camry sudah cukup dikenal oleh sebagain besar masyarakat Indonesia, khususnya Ibu Kota, apalagi setelah sempat menjadi mobil dinas menteri Kabinet Indonesia Bersatu I pada era mentan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Setelah satu dekade berlalu, kini nama Camry masih bertahan di benak masyarakat dan kerap menjadi andalan beberapa konsumen yang punya pengalaman memilikinya. Salah satunya disampaikan langsung oleh Hon Hok Hua, 45, konsumen berdomisili di Serpong, Tangerang Selatan.

"Saya setiap hari mengemudikan mobil sendiri ke kantor di Karawang, jadi butuh kendaraan yang nyaman tapi power-nya mantap," tukas Hon kepada KompasOtomotif, akhir pekan lalu (22/2/2015).

Pemilik Camry tipe V lansiran Januari 2014 ini mengaku sudah mencoba sedan menengah merek lain, tapi pada akhirnya, hanya Camry yang bisa memenuhi dan sesuai dengan keinginannya. Selain menjadi andalan dalam aktivitas kantor, sedan terlaris di Amerika Serikat ini juga ideal untuk kegiatan bersama keluarga.

"Putra saya dua, usianya 17 dan 13 tahun, kalau akhir pekan saya biasa mengajak mereka jalan-jalan. Cukup nyaman untuk keluarga," lanjut Hon.

Irit

Alasan lain disampaikan Budi Riyanto, 55, wirausahawan di bidang properti asal Jakarta. Kelebihan utama yang dirasakan bersama Camry andalannya, bisa menghemat pengeluaran konsumsi bahan bakar dalam aktivitas keseharian.

"Saya memiliih Camry Hybrid, pengaruh penghematan bahan bakarnya terasa sekali. Kalau dulu pake Camry lawas, saya biasa mengisi bahan bakar seminggu sekali, sekarang (dengan Camry Hybrid) dua minggu sekali," jelas Budi yang sudah tiga kali gonta-ganti Camry sejak 2003.

Sampai saat ini, Toyota Camry menjadi satu-satunya sedan menangah yang menawarkan teknologi hibrida di Indonesia, jika dibandingkan merek lain. Menurut Budi, kondisi jalan Ibu Kota yang padat membuat teknologi hibrida unggul ketimbang mesin konvensional.

Meski teknologi hibrida masih "tabu" di mata konsumen Indonesia, Budi mengaku tetap tertarik membeli Camry Hybrid. "Saya tertarik dengan semangat go green, jadi dengan membeli mobil hibrida emisi gas buang yang dihasilkan lebih ramah lingkungan," tutup Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.