Gedung Terbakar, Astra International Bergeming

Kompas.com - 24/10/2014, 15:32 WIB
Salah satu kaca gedung PT Astra International dipecahkan untuk memudahkan pemadaman. Insert: kondisi gedung saat terbakar. Robertus Belarnimus-tweeterSalah satu kaca gedung PT Astra International dipecahkan untuk memudahkan pemadaman. Insert: kondisi gedung saat terbakar.
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif – Kebakaran yang melahap bagian kantor pusat PT Astra International Tbk di Jl Gaya Motor Raya No. 8 Sunter II, Jakarta Utara, pagi hingga siang (24/10/2014), tidak menimbulkan masalah dan kerugian berarti. Saat ini perusahaan tetap melakukan aktivitas, meski beberapa karyawan harus membereskan sisa proses pemadaman.

Senior GM Head of Public Relations Division Corporate Communication Astra Internatonal Yulian Warman mengatakan kepada KompasOtomotif, kebakaran yang terjadi tergolong skala kecil. ”Kejadiannya di salah satu ruang rapat. Tapi bisa diatasi dengan cepat. Semua SOP safety berfungsi atau berjalan dengan baik,” kata Yulian.

Ditambahkan, saat api belum membesar, terdengar dua kali sinyal alarm yang berdering pukul 07.20 dan 07.25. Koordinasi langsung dilakukan dengan menghubungi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara. Yulian menegaskan, tampak besar karena asap terlebih dahulu berkumpul di satu ruangan. Setelah kaca berhasil dibuka, asap tampak tebal.

”Tidak ada dokumen penting yang terbakar. Semua aktivitas perusahaan tetap bisa berjalan. Kerugian tidak signifikan, kami taksir sekitar Rp 10 juta. Sesuai prosedur, penyebab kebakaran masih diselidiki Puslabfor Polri dan belum diketahui,” jelas Yulian.

Berdasarkan keterangan Tanto, salah satu petugas pemadam kebarakan yang dihubungi KompasOtomotif, api sudah berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum tengah hari. 12 kendaraan pemadam siaga dalam proses pemadaman.

Dengan kejadian ini, berapa akun di Twitter sempat melemparkan candaan, bahwa saham perusahaan turun 1,1 persen. Padahal, tidak ada hubungannya sama sekali. Menanggapi hal ini, Yulian kembali menegaskan bahwa perusahaan bergeming atau tidak terpengaruh sama sekali. Tidak ada aktivitas utama yang terganggu, atau bahkan sampai mempengaruhi aktivitas pada bursa. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.