Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Aksesori Motor yang Lagi Sepi Peminat, Knalpot Aftermarket Termasuk

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren aksesori aftermarket untuk keperluan variasi atau modifikasi motor selalu berubah, tergantung tren dan minat pasar. Ada kalanya satu produk sangat populer dan banyak peminat, dan sebaliknya.

Memasuki kuartal pertama tahun 2024, beberapa pedagang mengklaim jika ada beberapa model aksesori mengalami penurunan minat. Beberapa turun dengan stabil dan perlahan, tapi ada pula yang anjlok bahkan nyaris tidak laku.

Kompas.com sempat melakukan penelusuran di sentra otomotif motor Jalan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, berbincang dengan dengan pedagang-pedagang aksesori terkait hal ini.

Ujay, Pemilik toko variasi dan spare part Central Motor Sport menjelaskan, penjualan aksesori lampu motor semacam biled, projie, dan sejenisnya sedang lesu. Hal serupa juga berlaku untuk beberapa aksesori perkabelan.

Dia mengatakan, modifikasi kelistrikan memang sedang loyo. Sebagian besar konsumen saat ini cenderung menggandrungi ubahan pada bodi saja.

“Lampu projie sama biled lagi sepi, setok di gudang banyak yang berbulan-bulan enggak keluar,” kata dia kepada Kompas.com, Kamis (25/4/2024).

Aksesori lain yang mengalami penurunan minat adalah kondom tangki untuk motor sport. Menurut keterangan pedagang, produk ini terakhir kali populer pada tahun 2022. Banderolnya saat ini terbilang murah, mulai dari Rp 150.000 saja

Alim, Penanggung Jawab toko aksesori Sun City Motor mengatakan, konsumen pengguna motor sport saat ini lebih menggandrungi aksesori berupa protektor bodi berbahan karet.

“Yang lagi ramai sekarang Hayaidesu, enak gampang dipasang, bahannya juga dari karet,” ucap dia kepada Kompas.com.

Aksesori terakhir yang sangat anjlok di sentra otomotif adalah knalpot-knalpot aftermarket. Penjualannya diklaim jatuh, khususnya setelah dilakukan razia Polisi.

Hermawan, Penanggung Jawab bengkel variasi Platinum Motor menjelaskan, penjualan knalpot aftermarket per-minggu turun sekitar 98 persen sejak awal Januari 2024. Padahal sebelumnya, aksesori jenis ini sangat digemari bahkan jadi barang terlaris.

“Dulu kita kebingungan caranya gimana buat masukin stok baru, sekarang kita malah kebingungan caranya gimana biar stok-stok sisa cepat keluar,” kata dia.

Hermawan menambahkan, dirinya bahkan sudah memberlakukan diskon besar, mulai dari potongan harga sampai 40 persen. Sayangnya tidak terlihat ada peningkatan penjualan.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/04/26/114200415/aksesori-motor-yang-lagi-sepi-peminat-knalpot-aftermarket-termasuk

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke