Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Penyebab Kaki-kaki Mobil Bunyi Tidak Selalu Soal Kerusakan Rack Steer

KLATEN, KOMPAS.com - Salah satu kenyamanan penumpang saat berkendara mobil adalah terkait ketenangan di dalam kabin. Bila tiba-tiba muncul bunyi-bunyi dari arah suspensi mobil maka kenyamanan penumpang akan terganggu.

Itu sebabnya, perbaikan kaki-kaki diperlukan agar kenyamanan kembali tercipta. Selain soal kenyamanan, kaii-kaki yang rusak juga berkaitan dengan keselamatan penumpang jadi tidak bisa diabaikan.

Namun, akhir-akhir ini banyak orang mengeluh karena terdapat oknum bengkel yang selalu mengaitkan bunyi-bunyi suspensi dengan kerusakan rack steer. Setelah dilakukan perbaikan ternyata bunyinya masih ada.

Hasan Ariyanto, Pemilik Mandiri Auto Klaten mengatakan perbaikan kaki-kaki mobil atau suspensi yang berhubungan dengan bunyi memang membutuhkan objektivitas yang tinggi saat menganalisis kerusakan.

“Tidak bisa bunyi-bunyi pada suspensi mobil ditebak-tebak tanpa analisis yang pas, apalagi dengan menuduh salah satu komponen, katakanlah rack steer, untuk menemukan bagian kaki-kaki yang rusak harus melalui beberapa tahapan,” ucap Hasan kepada Kompas.com, Senin (15/1/2024).

Pertama, konsumen harus menyampaikan bunyi yang dimaksud dengan baik dan benar kepada pihak bengkel agar langkah perbaikannya bisa dilakukan dengan efektif.

“Jika perlu dilakukan test drive bareng agar pihak bengkel tahu bunyi yang dimaksud oleh konsumen, jangan sampai perbaikan dilakukan tapi bunyi yang dimaksud tidak hilang, contohnya, saya paling anti menerima keluhan bunyi via pesan singkat,” ucap Hasan.

Komponen suspensi mobil bukan hanya soal satu dua komponen, tapi ada banyak rangkaian komponen. Mereka kerja sama untuk dapat menciptakan kenyamanan. Sehingga, penyebab bunyinya juga banyak bila ada yang rusak.

“Penyebab bunyi bisa dari bushing-bushing pecah, ball joint oblak, peredam kejut lemah dan rack steer aus juga bisa, tapi untuk menentukan perbaikan apa yang diperlukan harus melalui prosedur yang benar,” ucap Hasan.

Prosedur tersebut menurut Hasan penting dilakukan agar konsumen tidak kecewa. Jangan sampai membuat konsumen membuang waktu, tenaga dan biaya berlebih hanya sekadar untuk perbaikan bunyi-bunyi suspensi.

“Peluang salah dalam menganalisis kerusakan itu ada, tapi pihak bengkel seharusnya berusaha meminimalisasi demi kepuasan konsumen,” ucap Hasan.

Jadi, jika muncul bunyi-bunyi di bagian suspensi mobil jangan langsung merujuk pada satu komponen yang umumnya rusak, tapi diperlukan pemeriksaan dan analisis matang dari mekanik.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/15/173124915/penyebab-kaki-kaki-mobil-bunyi-tidak-selalu-soal-kerusakan-rack-steer

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke