Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kuota Pertalite pada 2024 Turun, Ini Penjelasannya

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyampaikan, kuota penyaluran BBM Pertalite pada 2024 lebih rendah sekitar 1 juta kiloliter (kl) dari tahun lalu atau 32,56 kl menjadi hanya 31,7 kl.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati menjelaskan, hal tersebut berdasarkan perhitungan realisasi Pertalite di tahun 2023 yang hanya mencapai 30 juta kl atau sekitar 92,24 persen.

“Jadi ini memang sedikit lebih kecil dari 2023, karena kami melihat dari realisasinya di tahun 2023 sekitar 30 juta kl,” jelas dia dilansir KompasTV, Kamis (10/1/2024).

Menurut Erika, rendahnya capaian realisasi penyaluran BBM Pertalite pada tahun 2023 menunjukkan bahwa pengendalian distribusi BBM tersebut telah ditingkatkan.

Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme pengendalian telah diperkuat untuk memastikan distribusi BBM sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Selain itu, Erika juga menyebut bahwa beralihnya masyarakat ke transportasi umum turut berkontribusi pada rendahnya penyaluran BBM Pertalite.

Fenomena tersebut terutama terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, di mana ketersediaan transportasi umum yang nyaman membuat banyak orang memilih alternatif itu daripada menggunakan kendaraan pribadi.

Ini sejalan dengan tren peningkatan kesadaran akan mobilitas berkelanjutan dan lingkungan di kalangan masyarakat perkotaan.

Perubahan preferensi masyarakat terhadap metode transportasi juga mencerminkan pergeseran pola konsumsi energi di sektor transportasi.

“Rendahnya capaian realisasi penyaluran BBM Pertalite di 2023, kalau ditanya kenapa seperti itu, kenapa tidak mencapai target? Ya berarti pengendaliannya lebih baik. Kedua mungkin juga masyarakat mulai memilih transportasi umum,” ucap Erika.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/10/191100715/kuota-pertalite-pada-2024-turun-ini-penjelasannya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke