Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Honda Tidak Khawatir Tertinggal di Era Mobil Listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada era mobil listrik dalam negeri, sudah mulai banyak pilihan modelnya. Meski demikian, PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak khawatir tertinggal di segmen tersebut.

Saat ini, sudah ada BMW, DFSK, Esemka, Hyundai, Lexus, Mercedes-Benz, Morris Garages (MG), Mini, Nissan, Porsche, Renault, Tesla, Toyota, dan Wuling. Segmennya juga beragam, ada mobil penumpang dan mobil niaga.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, mengatakan, para pabrikan tersebut sudah masuk tahap pengenalan. Tahap selanjutnya adalah ekspansi atau memperluas dan itu yang penting.

"Ada tahapnya ya, ada studi dan edukasi. Lalu, ada memperkenalkan, di mana infrastruktur belum banyak," ujar Billy, dalam acara kerja sama Honda dengan Universitas Indonesia di bilangan Depok, Jawa Barat, Senin (26/6/2023).

"Kemudian, ada ekspansi, di mana infrastruktur sudah banyak, itu yang benar-benar permintaannya dibutuhkan oleh konsumen di sini," kata Billy.

Saat ini, Honda masih dalam tahap riset dan edukasi. Untuk itu, dihadirkanlah Honda e:Technology, yang meliputi tiga pilar, yakni Honda Automobile, Honda Motorcycle, dan Honda Power Products.

"Kalau mau memperkenalkan, lihat saja segmen apa yang dibutuhkan, di saat infrastruktur masih seperti sekarang ini. Infrastruktur juga kan jalan terus, perkembangan cepat sekali," ujarnya.

"Nanti, begitu saatnya sudah tinggi, ekspansi itu ada pasti. Kalau ekspansi, sudah pasti buatan lokal dan itu yang benar-benar dibutuhkan konsumen di Indonesia," kata Billy.

Billy menegaskan, Honda akan mulai dengan memperkenalkan kendaraan elektrifikasi dengan dua mobil hybrid di tahun ini. Untuk mobil listrik, Honda masih bungkam kapan tepatnya akan memasarkannya di Tanah Air.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/06/27/164100615/honda-tidak-khawatir-tertinggal-di-era-mobil-listrik

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke