Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Dilema Mobil Bekas Eropa, Harga Murah Tapi Suku Cadang Belum Tentu

Namun, apakah tidak khawatir membeli mobil tahun tua meski merek Eropa sekalipun?. Mobil tua dengan umur di atas 10 tahun rawan penyakit, mulai dari mesin, transmisi dan kaki-kaki.

Ahlan dari IVS Auto Sales yang mayoritas bergadang Mercedes-Benz di bursa mobil bekas Mal Blok M mengatakan, sebetulnya jangan takut membeli mobil bekas tahun tua jika paham cara pakai dan rawat.

"Sebetulnya tidak ada alasan. Semua balik lagi ke kita, bagaimana cara kita pakai pemakaian mobilnya seperti apa. Sebetulnya semua kembali lagi ke kita. Mobil sebetulnya tidak pengaruh mau tahun tua atau muda," ujar Ahlan kepada Kompas.com, belum lama.

Ahlan mengatakan, membeli mobil seken tahun muda memang biasanya untuk dipakai harian. Mobil seken di bawah lima tahun masih cukup segar dan minim perbaikan.

Fahmy, pemilik showroom Fahmy Motor di Pasar Rebo, Jakarta, mengatakan, perlu ketelitian jika ingin ''main'' mobil Eropa, sebab walau harga mobilnya murah, harga suku cadangnya belum tentu murah.

"Harus waspada terhadap suku cadangnya. Dana untuk biaya perbaikan pasti lebih besar. Sebab, suku cadangnya sudah jarang. Kalau pun ada, harganya pasti relatif mahal," kata Fahmy.

Fahmy berpendapat, tak sedikit orang yang tidak menyarankan pemain baru untuk membeli mobil Eropa tahun tua, sebab biasanya pemain di segmen ialah yang sudah pengalaman punya mobil Eropa.

"Maka itu perlu menjaga kondisi mobil mewah bekas agar tetap terawat. Salah satunya adalah dengan melakukan servis secara berkala," katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/06/02/102200915/dilema-mobil-bekas-eropa-harga-murah-tapi-suku-cadang-belum-tentu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke