Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Salah Satu Penyakit Umum pada Kijang Innova Lawas

SEMARANG,KOMPAS.com - Tak hanya mesin diesel, Toyota Kijang Innova bensin dengan kapastias 2.000 cc juga digadang-gadang memiliki penyakit umum, yakni kebocoran pada oli cover timing chain.

Salah satu penyebabnya karena faktor usia yang disertai dengan tingginya jam terbang dari kendaraan. Kondisi tersebut membuat sealent cover timing chain mengelupas.

Meski dianggap menjadi hal yang wajar, tapi bila dibiarkan rembesan oli bisa meyebabkan volume oli mesin berkurang drastis. 

Paska Estu Wicaksono Technical Leader Toyota Nasmoco Pemuda Semarang  menjelaskan, kebocoran pada titik tersebut biasanya diatasi mekani dengan melapisi sealent tahan panas yang baru.

Namun sejumlah komponen seperti waterpump dan radiator juga turut dibongkar dalam proses pengerjaannya. 

"Blok mesin Innova letak beberapa part jaraknya mepet. Jadi untuk perbaikan mekanik membongkar komponen radiator, dan waterpump. Lalu dibersihkan dan diteliti di mana letak kebocoran. Setelah itu di sealent ulang, untuk dipasang kembali," ucapnya kepada Kompas.com, Kamis (23/6/2022). 

Lebih lanjut Paska mengatakan, ciri-ciri kebocoran oli yang sudah mendekati level bahaya di tandai indikator oli pada meter cluster yang menyala. Biasanya volume pelumas sudah berada di bawah batas aman garis dipstick. 

"Kebocoran oli menyebabkan kurangnya oli dalam oil pan. Posisi di bawah low sangat berbahaya. Bisa di tunjukan indikator tekanan oli, sebelum merusak komponen," ujarnya. 

Lalu, kerak sisa kebocoran oli yang bercampur kotoran bila tidak dibersihkan bisa berimbas pada fan belt yang getas. 

Paska mengatakan, durasi waktu pengerjaan biasanya sekitar 1-2 hari. Nantinya bila ditemui kerusakan pada komponen lainnya seperti waterpump, by pass radiator, atau setel ulang timing chain bisa sekaligus dikerjakan. 

https://otomotif.kompas.com/read/2022/06/24/123100315/ini-salah-satu-penyakit-umum-pada-kijang-innova-lawas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke