Salin Artikel

Kenali Musuh Utama yang Berpotensi Bikin Ban Mobil Pecah

Alhasil, pemilik mobil harus merogoh kocek guna membeli ban baru. Padahal dengan melakukan perawatan sederhana, kondisi teresebut bisa dicegah.

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, ada dua musuh utama yang mengakibatkan ban mobil pecah saat digunakan.

“Ban bisa pecah dan paling sering akibat kurang tekanan udara atau karena memikul bobot yang berlebihan, inilah musuh utama ban tekanan udara yang kurang atau equivalent dengan kelebihan bobot,” kata Zulpatan, beberapa waktu lalu pada Kompas.com.

Lebih lanjut Zulpata mengatakan, setiap ban memiliki konstruksi yang sangat kuat dan hampir tidak mungkin pecah. 

Apalagi sebelumnya sudah melalui berbagai tes yang dilakukan pabrik. Kejadian pecah ban lebih pada akibat pemakaian dan bukan dari bawaan pabrik.

Namun demikian, kurangnya perawatan seperti tekanan udara yang kerap dianggap sepele, bisa berdampak buruk pada kondisi ban itu sendiri.

Bukan tidak mungkin, kurangnya tekanan udara jadi penyebab terjadinya masalah pecah ban yang tak hanya merugikan, tapi juga memiliki risiko fatal.

Karena itu, Zulpata menyarankan agar pemilik kendaraan lebih aktif untuk memeriksa tekanan udara pada ban.

“Disarankan selalu lakukan pemeriksaan berkala tekanan udara ban, sesuaikan dengan tekanan yang direkomendasikan pabrikan,” kata Zulpata.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/05/25/113100015/kenali-musuh-utama-yang-berpotensi-bikin-ban-mobil-pecah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.