Salin Artikel

PO Gunung Harta Rilis 4 Bus Baru, 2 Double Decker dengan Bangku 1-1-1

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan Otobus (PO) Gunung Harta Transport Solutions (GHTS) baru saja merilis empat bus terbaru dari karoseri Adiputro. Keempatnya menggunakan sasis tronton, yaitu Volvo B11R.

Dari empat bus yang rilis, terdiri dari dua bodi Jetbus 3+ Super High Decker (SHD) dan dua Jetbus 3+ Super Double Decker (SDD). Keempatnya dibalut dengan kelir hijau khas PO GHTS.

Dua Jetbus 3+ SDD ini menjadi unit bus tingkat pertama PO GHTS yang bermarkas di Malang, Jawa Timur.

Selain bodinya yang super mewah, bagian kabin bus tingkat ini pun bisa dibilang sangat nyaman untuk penumpangnya.

Bangkunya sendiri juga memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari armrest, meja lipat, leg rest yang bisa diatur panjangnya, Audio Video On Demand (AVOD), bahkan ada fitur pijat. Untuk dek bawah, diisi enam bangku single dan di dek atas ada 30 kursi.

Selain enam bangku single di dek bawah, pada bus tingkat ini juga dilengkapi dengan dua sleeper seat yang bisa selonjor dan direbahkan.

Ditambah adanya lampu baca serta sistem hiburan berupa layar LED besar di setiap bangkunya.

Di dek bawah, disediakan juga toilet yang bisa digunakan ketika bus berjalan dan hanya untuk buang air kecil.

Kemudian untuk model Jetbus 3+ SHD, memiliki susunan kursi 2-2 dengan leg rest dan AVOD di setiap bangkunya dan ada toilet di bagian belakang bus.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/18/183100915/po-gunung-harta-rilis-4-bus-baru-2-double-decker-dengan-bangku-1-1-1

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.