Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Selama Pandemi, Ribuan Orang Lebih Pilih Berdesak-desakan ke Samsat

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembayaran pajak kendaraan bermotor ke depannya terus didorong agar menggunakan sistem daring. Selain mempersingkat waktu, layanan online lebih sesuai dengan protokol kesehatan, khususnya dalam rangka menyikapi penyebaran Covid-19.

Hasil studi Diagnostik Transformasi Digital Pajak Terkait Kendaraan Bermotor yang dilakukan Bapenda Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Pusilkom UI) menyimpulkan beberapa hal.

Salah satunya terkait layanan Samsat Online yang belum efektif digunakan masyarakat. Pasalnya, pemilik kendaraan masih harus mendatangi loket-loket Samsat untuk memperoleh bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Faktanya selama pandemi ini, masyarakat masih banyak yang datang ke Samsat sekitar 2.000 orang sampai 6.000 orang per hari,” ucap Denny, Direktur Pusilkom UI, dalam webinar (24/2/2021).

“Di mana 68 persen dari masyarakat, berarti sekitar 1.300 orang sampai 4.000 orang adalah mengurus pajak kendaraan bermotor tahunan,” katanya.

Denny mengatakan, banyaknya masyarakat yang datang ke loket-loket Samsat selama pandemi dikarenakan sejumlah sebab.

Mulai dari layanan daring yang kurang maksimal, membuat proses pembayaran pajak kendaraan bermotor lebih cepat dilakukan secara manual.

Termasuk juga sulitnya akses informasi dan transparansi pembayaran pajak, mendorong orang untuk mengunjungi Kantor Samsat.

Padahal pembayaran pajak selama pandemi harusnya dibuat lebih efisien tanpa membebani dan mendorong kepatuhan wajib pajak.

Denny juga membandingkan sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor di Australia, yang menjadi benchmark dalam studi kali ini.

Jika masyarakat Indonesia mengawali dengan pendaftaran di loket, warga Australia justru langsung menerima surat pemberitahuan dan kode bayar.

Sehingga masyarakat di sana tinggal membayarkan secara daring di bank, website Samsat, ataupun kantor pos setempat.Selanjutnya, bukti pembayaran pajak akan dikirimkan melalui email tanpa perlu pengesahan.

“Kami melihat ada urgensi untuk berubah dalam memberikan pelayanan. Tentunya dari proses yang tidak membebani," kata Denny.

"Sehingga bisa mendorong kepatuhan masyarakat bayar pajak. Saya mau membayar pajak, menunaikan kewajiban, kok sulit? Aspirasi masyarakat seperti itu,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/02/25/084200615/selama-pandemi-ribuan-orang-lebih-pilih-berdesak-desakan-ke-samsat

Terkini Lainnya

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

News
[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

Feature
Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

News
JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

News
Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

News
Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Tips N Trik
Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Tips N Trik
Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

News
Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Sport
Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Feature
Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Feature
ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

News
Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

News
Simak Aturan dan Fungsi Sebenarnya Bahu Jalan Tol

Simak Aturan dan Fungsi Sebenarnya Bahu Jalan Tol

News
Video Penumpang Bus Keluhkan Fasilitas Mewah Tak Berfungsi

Video Penumpang Bus Keluhkan Fasilitas Mewah Tak Berfungsi

Niaga
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke