Salin Artikel

Bus Baru dari Karoseri Sudah Dilengkapi APAR di Kabin

JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus bus terbakar beberapa kali terjadi di Indonesia. Penyebabnya pun beragam, namun biasanya karena ada hubungan pendek listrik yang menciptakan percikan api.

Sebenarnya jika api masih kecil, bisa saja dipadamkan dengan alat pemadam api ringan (APAR). Sehingga efek dari api tersebut tidak menjalar dan semakin besar yang bisa merugikan operator bus.

Adanya APAR di kabin bus juga sudah termasuk pada standar pelayanan minimum (SPM) pada angkutan orang. Pada SPM tersebut dijelaskan kalau bus paling sedikit memiliki satu tabung atau sesuai kebutuhan dan jenis kendaraan.

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan kalau APAR dan palu pemecah kaca merupakan standar keamanan yang harus disertakan pada bus yang baru keluar dari karoseri.

“Biasanya ada dua unit di kabin. Letaknya ada di area pengemudi dan di dekat pintu belakang,” kata Werry kepada Kompas.com, Minggu (8/11/2020).

APAR sebanyak dua buah ini merupakan standar minimal dari karoseri Laksana. Untuk model bus tingkat atau double decker, minimal ada tiga buah, disediakan di lantai bawah dan atas.
“Cuma buat antisipasi, sebaiknya diberi dua APAR setiap lantainya,” kata Werry.

Ukuran dari APAR nya sendiri, Werry mengatakan kalau ukuran minimalnya yaitu 1 kg. Namun jika kostumer menginginkan ukuran yang lebih besar, karoseri Laksana menyiapkan ukuran 3 dan 6 kg.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/11/09/092200915/bus-baru-dari-karoseri-sudah-dilengkapi-apar-di-kabin

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.