Salin Artikel

Waspada Macet, Volume Kendaraan di Tol Cipali Diprediksi Meningkat 48 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Infra Toll Road Cipali) memprediksi arus lalu lintas harian di Tol Cipali dan Tol Palimanan pada periode libur panjang akhir pekan ini meningkat hingga 48 persen dari rata-rata.

Perkiraan perseroan, jumlah kendaraan yang melintas di sana memasuki angka 47.000 unit dari sebelumnya 31.000 unit. Adapun puncak lonjakkannya bakal berlangsung pada Rabu (28/10/2020) dan Minggu (1/11/2020) untuk arus balik.

"Kenaikan terjadi selama tujuh hari dengan puncaknya mulai dari Rabu ini. Untuk langkah antisipatif, kita sudah siapkan berbagai skenario," kata Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Ia menjelaskan, pada layanan transaksi khususnya di Gerbang Tol Palimanan siap mengoperasikan gardu keluar dan masuk sebanyak 30 unit. Bahkan, jika diperlukan disiapkan penambahan mobile reader sebanyak 15 unit.

“Gerbang tol Palimanan sudah dipersiapkan untuk menampung peningkatan lalin sekitar 60 ribu dengan mengoperasikan gardu exit dan entrance sebanyak 30 unit,” katanya.

"Jika terjadi kepadatan lalu lintas, dimungkinkan dilakukan manajemen lalu lintas yang sifatnya situasional dengan koordinasi bersama kepolisian," jelas Agung.

Dia menyebutkan setidaknya 2 mekanisme sebagai antisipasi lonjakan kendaraan. Salah satu mekanisme itu berupa pemasangan median water Harrier (MWB) maupun rubber cone di lokasi depan tempat istirahat dan pelayanan (TIP) yang tersebar di 8 titik.

Pemasangan MWB dan rubber cone dimaksudkan mencegah kendaraan pengguna jalan parkir di bahu jalan sepanjang TIP. Kendaraan yang parkir di bahu jalan sepanjang TIP berpotensi menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Pengguna jalan disarankan untuk istirahat di TIP berikutnya atau keluar di gerbang tol terdekat untuk beristirahat atau mengisi BBM dan selanjutnya masuk kembali ke Jalan Tol Cipali dengan tarif yang sama.

Saat ini Jalan Tol Cipali merupakan rute strategis bagi para pengguna jalan yang akan berlibur ke wilayah Cirebon dan Jawa Tengah serta sekitarnya karena dapat memperpendek jarak Cikampek–Cirebon sepanjang 40 km dibandingkan dengan rute nontol Pantura.

Demikian, dapat mempersingkat waktu dalam perjalanan. Kecenderungan tren lalu lintas liburan kali ini diprediksi dipadati oleh pengguna jalan yang akan menuju Jawa Tengah dan sekitarnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/28/132200915/waspada-macet-volume-kendaraan-di-tol-cipali-diprediksi-meningkat-48-persen

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.