Salin Artikel

Menengok Bus Gatotkaca yang Digunakan untuk Rapat Saat New Normal

SOLO, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melakukan uji coba operasional bus Gatotkaca (meeting on the bus) di masa new normal.

Sebagai awal mula uji coba penerapan protokol kesehatan dalam penggunaannya, bus yang memiliki panjang 13 meter itu digunakan untuk meeting diklat pelatihan kepemimpinan administrator 2020 pada Jumat (3/7/2020).

Sebelum memasuki ruang rapat berjalan di dalam bus, para peserta yang jumlah 11 orang juga dilakukan pemeriksaan suhu badan. Kemudian, juga diwajibkan menjaga jarak serta menggunakan masker.

Bus yang diluncurkan pada Februari 2018 ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk digunakan sebagai ruang rapat berjalan.

Dengan biaya modifikasi mencapai Rp 190 juta, sejumlah fasilitas pendukung rapat bisa dimanfaatkan oleh peserta.

Armada yang sebelumnya merupakan bus Abiyasa yang digunakan untuk difabel ini rombak total bagian interiornya.

Penataan dilakukan secara detail untuk menyesuaikan dengan kondisi ruangan kantor yang biasa digunakan untuk rapat kerja.

Sejumlah fasilitas pendukung rapat di dalam bus seperti meja rapat. Kemudian ada tempat duduk rapat dan juga sofa yang agak berjarak dengan meja rapat.

Fasilitas lain yang bisa digunakan saat rapat yakni adanya proyektor dan juga LED TV. Dengan fasilitas tersebut rapat bisa dijalankan seperti saat berada di kantor.

Untuk memberikan kenyamanan selama melakukan aktivitas rapat bus juga dilengkapi dengan penyejuk ruangan (AC) yang memadai.

Bagi peserta yang ingin membuat minuman juga tersedia berbagai fasilitas seperti pemanas air.

Berbagai fasilitas tersebut bisa digunakan oleh penyewa atau peserta yang ingin merasakan sensasi rapat berjalan di dalam bus.

Keunikan atau daya tarik dari bus Gatotkaca ini adalah peserta rapat bisa melakukan kegiatannya sembari berwisata di Kota Solo.

Nantinya sopir bus akan membawa penumpangnya untuk menyambangi sejumlah kawasan wisata di Kota Solo.

Dengan begitu, maka ada suasana berbeda yang didapatkan oleh para peserta saat mengikuti rapat di dalam bus Gatotkaca tersebut.

Kepala Dishub Kota Solo Hari Prihatno mengatakan, bus Gatotkaca tersebut memang didesain dengan konsep untuk rapat berjalan.

Hal ini diharapkan para peserta yang melakukan rapat di dalam busa bisa mendapatkan suasana yang berbeda dibandingkan saat rapat di kantor biasanya.

“Desainnya memang digunakan untuk rapat, sehingga yang melakukan rapat yang biasanya di kantor dan diganti di dalam bus akan menghadirkan suasana yang berbeda,” ujarnya.

Dengan adanya “ruang rapat berjalan” ini, Hari menambahkan, maka rapat tidak hanya bisa dilakukan di dalam ruangan atau kantor saja.

Tetapi juga bisa dilakukan di dalam bus sembari menikmati suasana di luar ruangan atau lokasi-lokasi wisata di Kota Solo

https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/04/130200315/menengok-bus-gatotkaca-yang-digunakan-untuk-rapat-saat-new-normal

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.