Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Dijual Mulai Rp 40 Jutaan, Body Kit Asal Bandung Tembus AS dan Kanada

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2019, beragam mobil modifikasi tersaji di hadapan pengunjung. Dari sekian model, salah satunya menggunakan komponen modifikasi buatan lokal.

Adalah Karma Body Kit, merek komponen bodi mobil asal Bandung yang hadir sejak tahun 2018. Walaupun masih tergolong baru, merek ini sudah menjual body kit hingga ke mancanegara.

Menurut Founder Karma Body Kit Kiki Anugraha, pihaknya menggunakan bahan baku lokal dalam memproduksi body kit mobil.

Dengan desain menarik, komponen ini diklaim sama berkualitasnya dengan body kit lansiran Liberty Works atau Rocket Bunny yang terkenal di jagad modifikasi.

Tak heran, konsumen Karma Body Kit mayoritas datang dari luar negeri. Kiki mengatakan, Amerika Serikat dan Kanada jadi pasar terbesarnya.

Selama setahun, dari total 12 unit yang laku, tujuh di antaranya berasal dari negara tersebut. Sementara sisanya dari dalam negeri.

"Tapi kalau kita lihat, seharusnya bisa lebih dari itu. Karena per hari aja, saya masuk email 20-30 email. Itu dari luar negeri semua," ujarnya saat ditemui Kompas.com (29/9/2019).

Ia mengaku, ada beberapa tantangan dan kendala yang harus dihadapi dalam mengekspor body kit ke luar negeri. Salah satunya karena biaya pengiriman yang terbilang mahal.

"Misal kalau harga body kit-nya 3.000 Dollar AS, terus kita minta alamatnya dia. Dan dikasih, berarti udah setuju dong sama daftar harganya. Nah, begitu kita kasih biaya pengirimannya sekian, langsung hilang mereka. Biaya shipping itu sekitar 2.100 USD," ucap Kiki.

Untuk diketahui, saat ini Karma menyediakan body kit untuk Subaru BRZ atau Toyota 86, dan Lamborghini Aventador. Produk asal Bandung ini dihargai sekitar 3.000 dolar AS (setara Rp 40 jutaan) sampai 25.000 dolar AS (Rp 350 jutaan).

https://otomotif.kompas.com/read/2019/09/30/120100515/dijual-mulai-rp-40-jutaan-body-kit-asal-bandung-tembus-as-dan-kanada

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke